warga-kampung-deret-petogogan-terima-bst-tahap-2-2_169.jpeg

11 Juta Data Penerima Diperbaiki, Kemensos Harap Penyaluran Bansos Dipercepat

Diposting pada

Kementerian Sosial (Kemensos) terus menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga penerima (KPM) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Pada bulan Maret, 4 tahap bansos telah didistribusikan.

Tahapannya adalah: 22 Maret dengan total 4.502.451 KPM, 25 Maret dengan total 5.993.734 KPM dengan akumulasi 10.496.185 KPM. Sehingga proses implementasi selanjutnya diharapkan berlangsung pada tanggal 29 Maret dengan total 4.000.000 KPM dan pada tanggal 30 Maret hingga 3.000.000 KPM.

Total akumulasi penyaluran diharapkan bisa mencapai 17.496.185 KPM termasuk percepatan pembayaran pada April, kata Direktur Jenderal Salah urus Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama, Jumat dalam keterangan tertulis (26/3/2021). .

“Percepatan ini dimungkinkan dengan bantuan dan dukungan Kementerian Dalam Negeri serta pemerintah provinsi dan kabupaten / kota yang melakukan perbaikan data dan mempercepat proses pencocokan NIK,” lanjutnya.

Pada Maret 2021 tercatat 11.746.119 data dari 509 kabupaten / kota telah mengalami koreksi dan pencocokan data. Kementerian Sosial masih menunggu penyesuaian data tersebut hingga Sabtu.

Baca Juga :  Kembali Ajukan Penangguhan Penahanan, Kubu Sugi Nur Siapkan Ratusan Penjamin?

“Kami masih menunggu koreksi data selesai pada Sabtu (27/3) pukul 23.59 WIB,” tambahnya.

Pertandingan ini harus meningkatkan akurasi tujuan program dan menghindari kesalahan distribusi. Saat ini, Kementerian Sosial terus meningkatkan angka cakupan dengan meningkatkan kualitas datanya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendagri dan pemerintah provinsi dan kabupaten / kota yang sangat mendukung upaya percepatan perbaikan data sehingga implementasi program perlindungan sosial ke depan bisa lebih baik lagi”. Kata Asep.

Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Bantuan Tunai yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sejak 4 Januari 2021 dan mencakup tiga jenis program, yaitu: Program Bantuan Pangan / Non Tunai (BPNT) untuk 18,8 juta KPM , Program Keluarga Harapan (PKH) 10 juta KPM dan Bantuan Tunai Sosial (BST) 10 juta KPM. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *