2 Amal Sederhana dan Paling Utama di Sisi Allah – Aspiratif News

Views: 9
Read Time:2 Minute, 23 Second

2 Amal Sederhana dan Paling Utama di Sisi Allah – Aspiratif News

Al-Qur’an memerintahkan ummat Islam untuk berpegang pada tali Allah dan tali manusia. Al-Qur’an meminta agar kita tidak bercerai-berai. Perintah ini bukan perintah main-main. Perintah Al-Qur’an tersebut jadi perintah luar biasa.

Nabi Saw menerangkan bahwa keimanan ke Allah dan kebaikan ke orang lain jadi kunci ibadah secara keseluruhan. Keduanya Ialah amalan Utama dan dapat mendatangkan ridha Allah SWT.

خصلتان لا شيء أفضل منهما الإيمان بالله والنفع بالمسلمين


Artinya, “2 hal di mana tidak ada yang lebih Utama dari keduanya, yaitu beriman ke Allah dan berguna ke ummat Islam,” (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nashaihul Ibad, [Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah: tanpa tahun], halaman 4).


Oleh karena itu, niat seseorang di pagi hari bahkan juga amat penting. Niat pagi-pagi seseorang memperoleh penilaian istimewa dari Allah SWT. Dalam hadits berikut ini, Rasulullah menerangkan ganjaran mereka yang niat berbuat zalim dan mereka yang berniat membela orang yang terzalimi.

READ  Jalankan Tradisi Nenek Moyang, Pakai Kain Ihram Selama 28 Hari

من أصبح لا ينوي الظلم على أحد غفر له ما جنى ومن أصبح ينوى نصرة المظلوم وقضاء حاجة المسلم كانت له كأجر حجة مبرورة


Artinya, “Siapa saja berpagi hari tanpa berniat zalim, niscaya diampuni bagi dia dosa yang telah dikerjakan. Siapa saja yang berpagi hari denga berniat membela orang terzalimi dan memenuhi hajat ummat Islam, niscaya ia beroleh pahala sebesar pahala haji mabrur,” (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nashaihul Ibad: 4).


Sebaliknya, Allah amat mencintai hamba-Nya yang berguna bagi orang lain baik hartanya maupun jiwa dan raganya. Sesuatu yang membahagiakan, menghilangkan rasa lapar, membuka jalan atas kerepotan, atau membayarkan hutang orang lain Ialah ibadah paling Utama di sisi Allah sebagaimana hadits Rasulullah berikut ini.

أحب العباد إلى الله تعالى أنفع الناس للناس وأفضل الأعمال إدخال السرور على قلب المؤمن يطرد عنه جوعا أو يكشف عنه كربا أو يقضي له دينا.


Artinya, “Hamba yang paling dilike Allah ialah orang yang paling berguna ke orang lain. Sementara amal yang paling Utama ialah memasukkan kebahagiaan di hati orang yang beriman yang Tidak mau rasa lapar, membuka jalan atas kesulitannya, atau membayarkan utangnya,” (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nashaihul Ibad: 4).

READ  Ketua PBNU : Kita Tidak mau Bentuk Negara Khilafah Apapun


Adapun berikut ini ialah warning Nabi Saw agar ummat Islam menjauhi kemusyrikan ke Allah dan kezaliman ke orang lain. Ke-2 hal ini Ialah perbuatan terkeji. Keduanya amat dibenci oleh Allah sebagaimana sabda Nabi Saw yang dikutip dalam Kitab Nashaihul Ibad berikut ini:

وخصلتان لا شيء أخبث منهما الشرك بالله والضر بالمسلمين


Artinya, “2 hal di mana tidak ada yang lebih keji dari keduanya, yaitu menyekutukan Allah dan memudharatkan ummat Islam” (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nashaihul Ibad: 4).


Dengan kata lain, jikalau tidak dapat berbuat baik ke orang lain, sekurang-kurangnya kita tidak berbuat sesuatu yang membahayakan mereka atau berbuat zalim ke mereka. Wallahu a‘lam. (Alhafiz Kurniawan)

 

2 Amal Sederhana dan Paling Inti di Sisi Allah – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *