2 Menteri Jokowi Turun Tangan Bongkar Turap Waterpark Dwisari – Aspiratif News

Views: 16
Read Time:3 Minute, 8 Second

2 Menteri Jokowi Turun Tangan Bongkar Turap Waterpark Dwisari – Aspiratif News

KEMENTERIAN Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membongkar turap Waterpark Dwisari. Sebab menimbulkan kerusakan di sepadan Sungai Cibeet di Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

“Yang ke-1 saya ingin menginformasikan ke penduduk bahwa Undang-Undang Tata Ruang mesti kita patuhi. Salah satunya ialah sempadan sungai, jalan ada ketentuannya,” ungkap Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil waktu menyaksikan pembongkaran turap dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kamis (25/6/2020).

Sofyan Menegaskan Perkara penurapan badan sungai Cibeet yang dikerjakan Waterpark Dwisari Ialah pelanggaran hukum kendati dengan argumentasi lahannya yang amblas tergerus sungai. “Oleh karena itu kami Datang dengan Menteri PUPR, ingin menertibkan soal menegakkan ketentuan yang ada,” katanya.

Kendati seperti ini, Sofyan mengakui akan tetap membantu perizinan manajeman Waterpark Dwisari. “Tetapi karena ada kendala-kendala yang dihadapi Pak Pasaribu, soal problem perizinan, kita akan coba bantu menuntaskan. Tetapi ini nggak dapat ditolerir. Jalan penyelesaian dicabut kembali tetapi nanti akan diberi jalan keluar oleh Pak Menteri (PUPR) sesuai ketentuan,” ungkapnya.

READ  [Editorial] Ramadhan di Tengah Pandemi - Aspiratif News

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerangkan penyebab banjir karena berawal dari pelanggaran tata ruang. Penertiban lahan-lahan lindung disebutnya mesti dikerjakan pemerintah.

“Saya berterimasih untuk (Menteri) ATR yang ingin menegakkan, karena apa, banjir bandang, banjir dimana-mana awalnya pelanggaran tata ruang. Jadi walaupun kami membikin bendungan cekdam, buat struktural kalau yang dihulunya tidak dibenahin pasti juga hanyut-hanyut terus,” ungkap Basuki.

Sementara itu Kementerian PUPR akan membuatkan pengarah arus di Sungai Cibeet sehingga tidak akan menerjang tanah milik Waterpark Dwisari. “setelah ini dicabut kami akan bikinkan pengarah arusnya. Supaya gak nerjang tanahnya Pak Pasaribu ini,” ungkapnya.

Basuki mengakui banyak lahan-lahan yang seharusnya jadi daya tampung air malah jadi pemukiman. Seperti ratusan situ di Jabotabek yang sudah jadi pemukiman dan wilayah hijau di daerah ujung tertinggi Bogor.

“Bahwa ada situ di Jabodetabek, beberapa ratus (situ) yang ilang jadi pemukiman, jadi restoran, kemudian di puncak mestinya hijauan jadi rumah. Ini beliau (Sofyan Djalil) akan mulai dari sini. Nanti kita akan tegakkan juga yang di situ-situ. Lalu yang di puncak mungkin tidak mesti dibongkar seluruhnya, cuma 30 % bangunannya sisanya mesti hijau,” pungkasnya. (OL-13)

READ  Bimbangnya Enzo Allie Pilih Kewarganegaraan Perancis atau WNI

Baca Juga: Penegakan Hukum Lingkungan Penting Peran Masyarakat


2 Menteri Joko Widodo Turun Tangan Bongkar Turap Waterpark Dwisari – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *