26 Mobil Sewaan Hilang Dicuri, Pelakunya Ternyata Orang Dalam

Pencurian Mobil

ARIZONA – Puluhan mobil sewaan milik 2 perusahaan rental kendaraan di Phoenix, Arizona Amerika Serikat hilang dalam waktu berdekatan. Selidik punya selidik, pelakunya ternyata orang dalam.

Mempunyai karyawan yang jujur sungguh amat penting. Jika tidak, mereka dapat menggelapkan aset-aset kantor.

Bagi mereka yang iseng, penggelapan mungkin cuma berupa barang-barang kecil atau uang dalam hitungan total sedikit. Akan tetapi, untuk yang mempunyai bakat kriminal tinggi, barang yang digelapkan dapat amat mahal.

Penggelapan mobil-mobil di 2 perusahaan rental Amerika Serikat itu sendiri dikerjakan oleh 3 orang. Mereka, menurut Auto Evolution baru-baru ini, akhirnya kepergok menggelapkan 26 unit mobil sewaan di tempat mereka mencari nafkah.

Pelakunya bernama Rick White (23), Tyshawnee Collins (20) dan Dwayne Cantley (45). Mereka telah ditangkap dan ditahan oleh kepolisian setempat pada Mei ini.

White and Cantley bekerja bagi perusahaan rental Hertz. Sementara, Collins ialah karyawan di jasa penyewaan mobil bernama Enterprise yang berlokasi di Bandara Sky Harbor.

Ke-26 mobil yang hilang ialah model-model kendaraan penumpang maupun double cabin pick-up terkini di pasar Amerika Serikat (AS). Uniknya, sebanyak 21 di antaranya ditemukan di Meksiko.

Polisi masih menginvestigasi Perkara ini. Otoritas keamanan ‘Negeri Paman Sam’ menduga ketiga orang tersebut Ialah bagian dari sindikat yang lebih besar lagi, mengingat banyak dari kendaraan curian berhasil diselundupkan ke negara Jiran.

Bagian yang Waktu ini diselidiki ialah apa yang akan dikerjakan ke mobil-mobil itu sesudah sampai ke Meksiko.

Sedikit detail yang dibuka ke publik Masalah kronologi penggelapan. Akan tetapi, bagian narasumber yang mengetahui permasalahan menerangkan bahwa ketiganya mengemudikan kendaraan dengan dalih ingin mendatanya, untuk lalu mengeluarkannya dari tempat parkir dan membawanya kabur.

Seseorang yang sadar atas hilangnya mobil-mobil tersebut lantas melaporkannya ke polisi.

Baik Hertz maupun Enterprise Tidak mau memberikan komentar apapun ke media massa. Mereka menunggu hasil penyelidikan lebih detail oleh kepolisian. [Xan/Ari]

Source link

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *