Connect with us

Edukasi

6 Cara Mindset Inovator Bagi Guru

Published

on

JAKARTA, ASPIRATIF.com – Menjadi guru yang memiliki mindset inovator adalah satu topik penting yang diperlukan para pengajar masa depan. Terlebih kini, dunia pendidikan perlahan memasuki ekosistem digital.

Namun, tahukah kamu bagaimana cara memiliki mindset inovator? Terkait hal tersebut, Lenang Manggala yang juga Founder dari Nyalanesia mencoba menjawabnya.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Kuliah Umum PembaTIK Level 4 2023, Senin (9/10/2023) yang diselenggarakan secara virtual di laman YouTube Rumah Belajar Kemendikbud.

Lenang menjelaskan pendidikan Indonesia kini telah melakukan inovasi dengan konsep Merdeka Belajar di mana sekolah, murid, maupun guru memiliki kebebasan untuk berinovasi, belajar dengan mandiri dan kreatif. Hal ini selaras dengan yang diucapkan oleh Menristek Nadiem Makarim.

Advertisement

“Guru diharapkan bisa berinovasi karena memiliki tujuan, yakni untuk meningkatkan pendidikan Indonesia dan kualitas hidup masyarakat di Indonesia,” ujarnya.

Kreatif vs Inovatif

Lebih lanjut, Lenang menyatakan bila Merdeka Belajar menekankan dua kata kunci yakni kreatif dan inovatif. Kedua hal tersebut nyatanya memiliki makna yang berbeda. Kreatif adalah suatu proses untuk menciptakan sesuatu yang baru atau berbeda dari umumnya sehingga orang lain tidak terpikir atau tidak bisa meniru.

Sedangkan inovatif berarti menyelesaikan masalah atau menambah nilai dengan kebaruan sehingga bisa bermanfaat dan diterapkan oleh orang banyak.

“Guru inovatif adalah guru yang bila memiliki ilmu harus dibagikan sehingga bisa digunakan dan bermanfaat bagi banyak orang,” ungkap Lenang.

Advertisement

Ada beberapa ciri-ciri antara orang kreatif dan inovatif, seperti:

Kreatif:

– Fokusnya kreasi
– Sering membuat
– Mengutamakan imajinasi
– Bersifat eksklusif
– Cenderung spontan
– Orientasi diri sendiri
– Cenderung individual

Inovatif:

– Fokusnya solusi
– Sering mempertanyakan
– Mengutamakan logika
– Bersifat inklusif
– Harus direncanakan
– Orientasi kepada siswa atau sekolah
– Sangat kolaboratif

Advertisement

6 Cara Terapkan Mindset Inovator

See also  Presiden Jokowi: Desember 2024 Bandara IKN Beroperasi

1. Kebijakan dan pembelajaran yang berpihak pada siswa

Peraturan dan metode pembelajaran seharusnya berpihak pada siswa, bukan berpihak pada diri sendiri atau kepala sekolah dan lembaga lain.

2. Pendekatan pembelajaran yang aktif serta kolaboratif

Lenang menjelaskan kini guru mudah menemukan pembelajaran yang kreatif seperti project base learning. Guru inovatif bisa melakukan pembelajaran yang meningkatkan daya partisipan siswa.

Advertisement

Selain itu, guru juga bisa berkolaborasi dengan pihak lainnya yang juga mendukung siswa ikut berkolaborasi dalam proses belajar.

3. Pengembangan konten/materi pembelajaran yang sesuai

“Diupdate kontennya, jangan pakai yang lama-lama terus yang sudah ada dari 5-10 tahun yang lalu. Kita harus update, sehingga bisa sesuai dengan materi anak-anak kita sekarang ini,” tambah Lenang.

4. Pemanfaatan dan integrasi antara teknologi dan pembelajaran

Guru harus bisa memanfaatkan dan mengintegrasikan teknologi dan pembelajaran. Kemendikbudristek memfasilitasi program ini kepada guru melalui PembaTik.

Advertisement

5. Menarik umpan balik, reflektif, dan perbaikan berkelanjutan

Seorang guru inovator harus menerima umpan balik baik kesan atau saran dari siswa atau wali murid. Dari umpan balik, guru bisa merefleksikan apa yang harus diperbaiki atau yang harus dihentikan.

“Nah bila semua hal itu sudah dilakukan, maka dibuatlah perbaikan yang berkelanjutan,” ujar Lenang.

6. Menjadi model atas pencarian solusi dan penciptaan output

Guru harus menjadi orang yang bisa mencari solusi serta menciptakan output dan outcome.

Advertisement

“Jangan hanya minta anak-anaknya berkarya, buat ide baru, buat inovasi, buat project tapi gurunya tidak. Jangan. Kita harus menjadi model seperti prinsipnya Ki Hajar Dewantara yakni Ing Ngarso Sung Tulodo,” tutupnya.

Itulah 6 cara agar guru bisa menerapkan mindset sebagai inovator di kelas. Yuk, segera diterapkan sobat!

See also  Keranjang TikTok Shop Sudah Tidak Ada di Aplikasi Byte Dance

Source: Detikcom
Dok: thinkstock

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *