Ada Paket Kuota Terjangkau untuk Pembelajaran Daring Madrasah – Aspiratif News

Ada Paket Kuota Terjangkau untuk Pembelajaran Daring Madrasah
Views: 933
Read Time:2 Minute, 44 Second

Ada Paket Kuota Terjangkau untuk Pembelajaran Daring Madrasah – Aspiratif News

Jakarta, NU Online

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar menerangkan bahwa pada tahun pelajaran baru 2020/2021 pihaknya telah menjalin kerja sama dengan provider pulsa untuk meringankan tugas guru, tenaga kependidikan, dan siswa dalam Pelaksanaan pembelajaran daring.

Provider yang digandeng tersebut ialah XL Axiata, Indosat Ooredoo, Telkomsel, dan Tri. Provider ini akan memberikan sokongan kuota internet dengan harga terjangkau bagi para pelajar, serta pendidik dan tenaga kependidikan madrasah selama Pandemi Covid-19. Pembelian kuota ini menurut Umar juga dapat bersumber dari Sokongan Operasional Sekolah (BOS) madrasah.


“Ada diskon harga sampai 60%. Paket kuota internet jadi lebih terjangkau dan itu dapat dibiayai dari BOS sehingga siswa dan guru tidak Penting keluar ongkos lagi,” ucapnya berdasar pernyataan yang diterima NU Online, Ahad (12/7).


Ada 5 pilihan, yaitu 10GB (Rp40.000), 15GB (Rp50.000), 20GB (Rp60.000), 30GB (Rp85.000), dan 50GB (Rp100.000). Semua pilihan tersebut untuk masa aktif selama 30hari. “1 nomor cuma boleh dapat 1 kali paket data dalam sebulan,” jelasnya.

READ  Hadapi Covid-19, Habib Syech: Berhentilah Mengadu-domba - Aspiratif News


Berbarengan Telkomsigma, lanjut Umar, Kemenag juga akan mempersiapkan cloud server untuk pemanfaatan e-learning madrasah. Keberadaan server ini diinginkan dapat memudahkan guru dan siswa mengakses elearning madrasah. Usaha ini Dilakukan, karena berdasar hasil kajian 3 bulan ke-1 proses uji coba, sejumlah madrasah merasa kerepotan karena tidak mempunyai server.


“Kita menyediakan aplikasi elearning madrasah plus berserta servernya, akan bekerja sama dengan telkomsigma yang menyediakannya secara gratis. Jadi madrasah cukup melaksanakan registrasi di https://elearning.kemenag.go.id/ kemudian akan ada pilihan mempergunakan server sendiri atau mempergunakan server dari pusat,” jelasnya.


Sistem Pembelajaran Tahun Ajaran Baru

Terkait dengan sistem dan mekanisme pembelajaran di madrasah pada Tahun ajaran 2020/2021, Umar menerangkan bahwa madrasah melaksanakannya sesuai kondisi zona daerahnya. Bila Ada di zona hijau, sudah memenuhi persyaratan sesuai SK Berbarengan 4 Menteri, dan disetujui Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 setempat, maka Kepala Kanwil Kemenag Provinsi atau Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota dapat Setuju madrasah di daerah itu melakukan pembelajaran tatap muka.

READ  [VIDEO] China Sindir AS Atas Wabah Covid-19 Lewat Animasi Lego - Aspiratif News


“Tetapi, mesti tetap menerapkan protokol kesehatan. Kanwil Kemenag Provinsi memberikan persetujuan untuk Madrasah Aliyah (MA). Kakankemenag Kabupaten/Kota untuk MTs dan MI,” terang Umar.

 

Bila madrasah Ada di zona selain hijau, tambahnya, maka proses pembelajaran yang akan diawali pada 13 Juli 2020 ini, tetap Dilakukan dari rumah dengan mempergunakan teknologi.


Pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan pada tahun ajaran 2020/2021 pun tidak Dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Pada bulan ke-1, pembelajaran tatap muka cuma dapat diberlakukan untuk MTs dan MA saja. Untuk MI, dapat diberlakukan sebulan seterusnya jikalau statusnya masih Zona Hijau.


“Satuan pendidikan yang Ada di daerah zona kuning, oranye, dan merah, dicegah melakukan proses pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan tetap meneruskan aktifitas Belajar Dari Rumah (BDR),” lanjutnya mengutip bagian diktum dalam SKB.


Satuan pendidikan yang Ada di daerah Zona Hijau juga dapat melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan sesudah memperoleh izin dari pemerintah daerah melalui dinas pendidikan provinsi atau kabupaten/kota, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, dan kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai kewenangannya berdasar persetujuan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 setempat. 

READ  Inilah Pandangan Ahli OTDA Kepada Pemakzulan Bupati Jember - Aspiratif News


Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Syamsul Arifin 

Ada Paket Kuota Terjangkau untuk Pembelajaran Daring Madrasah – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *