NF-696x391.jpeg

Akhir Pelarian Nouval Farisi, Terima BST Hingga Jadi Buron Teroris

Diposting pada
NF Akhir Penerbangan Nouval Farisi, menerima BST untuk menjadi buronan teroris
Foto: Nouval Farisi diasuransikan ke Polsek Setiabudi, Jakarta Selatan (dok khusus)

Nouval Farisi, buronan tindak pidana terorisme, akhirnya ditangkap polisi. Nouval Farisi ditangkap tak lama setelah namanya masuk dalam Daftar Orang Yang Dicari (DPO) dan diteruskan polisi.

Nouval Farisi ditangkap pada Kamis (8/4) di rumah orang tuanya di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Nouval Farisi ditangkap setelah orang tuanya memberi tahu polisi Setiabudi di mana putra mereka berada.

“Bu NF meyakinkan hasil informasi orangtuanya ke Polsek Setiabudi,” kata Kepala Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, di Polres, Jumat (4/9/2021).

Setelah diamankan dari rumahnya, anggota Polsek Setiabudi diserahkan ke Detasemen Khusus 88 Antiterorisme oleh anggota Polsek Setiabudi.

“Sehingga penyidik ​​Polsek Setiabudi mendatangi rumah NF bersaudara untuk mengamankan dan menyerahkan kepada Densus 88,” ujarnya.

Selanjutnya, Nouval Farisi adalah penerima bantuan program Bantuan Tunai Sosial (BST). Seperti dikutip kantor berita Antara, Nouval Farisi tercatat sebagai warga Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan baru mengucurkan bantuan pada awal Februari 2021.

“Terakhir saya ketemu NF saat penempatan BST awal Februari,” kata Ketua RT 03 RW 04 Kelurahan Tanjung Barat, Jagakarsa, Budianto di Jakarta Selatan, Kamis, seperti dikutip Antara.

Baca Juga :  Masyarakat Perlu Waspada Terorisme | The Truly Islam

Besaran BST itu 300 ribu rupee per bulan dan tahun ini dibayarkan di bulan Januari dan Februari. Sisanya dijadwalkan pada Maret dan April 2021.

Sebelumnya, NF mendapat manfaat dari bantuan sembako yang keduanya merupakan bagian dari rangkaian bantuan pandemi COVID.

Budianto memperkirakan, dari sisi lokasi, NF masih akan tercatat sebagai penerima BST, meski belum bisa memastikan kelanjutan sisa pemungutan.

“Dia masih punya haknya, tapi soal nanti, kapan dia mau bawa dia, saya juga tidak tahu, tapi dia bisa diwakili oleh istrinya,” ucapnya.

Sebelumnya, Detasemen Khusus Penanggulangan Terorisme (Densus) 88 Polri melakukan kegiatan pembangunan setelah baru-baru ini menangkap sejumlah tersangka teroris di dalam dan sekitar Jakarta. Termasuk tiga orang bernama Arief Rahman Hakim, Nouval Farisi, dan Yusuf Iskandar alias Jerry yang masuk dalam daftar buronan Densus 88.

Ketiganya ternyata terlibat dalam rangkaian aksi terorisme, hingga akhirnya Densus 88 digulingkan.Mereka berencana membuat bom untuk menyerang anggota TNI-Polri.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *