Polisi-696x464.jpg

Alhamdulillah! Densus 88 Tangkap 32 Terduga Teroris Pasca Bom Bunuh Diri di Makassar

Diposting pada
Ilustrasi

Detasemen Khusus Pemberantasan Terorisme (Densus) 88 kembali menangkap dua tersangka teroris di Jakarta. Dengan demikian, total tersangka teroris yang ditangkap di Jakarta hingga saat ini berjumlah tujuh orang.

Humas Polres Karopenmas Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, penangkapan keduanya dilakukan pasca bom bunuh diri yang terjadi pada Ahad (26/3) di gereja katedral di Kota Makassar.

Ada 5 Rutan lainnya di NTB, 2 di Jawa Timur diasuransikan, 7 di Jakarta, yaitu Condet dan Bekasi. Sekarang nomor tersebut sudah diamankan oleh Densus 88 dan tentunya akan ada kasus. terus diselidiki secara menyeluruh. Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari cara mengatasi masalah terorisme di tanah air, ”kata Rusdi kepada Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/4).

Baca: Namanya Wasiat Zakiah Aini, Penyerang Mabes Polri, Tanggapan Ahok

Namun, Rusdi belum bisa menyebutkan di jaringan mana ketujuh terduga teroris itu ditangkap di dalam dan sekitar Jakarta.

Untuk Jakarta belum diketahui tujuan Jakarta yang mana, Densus masih mempelajarinya. Nanti ketika bisnis Densus selesai, rekan-rekan akan tahu jaringan mana dan jaringan yang mana, ”ucapnya.

Baca Juga :  Tinjau Pengungsian Banjir di Jember, Mensos Risma Bantu 1 Ton Beras

Nah, untuk Makassar sendiri. Sebanyak 18 tersangka teroris ditangkap setelah bom bunuh diri tersebut. Pemegang polis termasuk dalam grup Villa Mutiara.

Baca: Astaghfirullah! Ini sidik jari ZA sebelum menyerang Mabes Polri

Dengan demikian, total jumlah orang yang diamankan pasca bom bunuh diri katedral kota Makassar adalah 32 orang.

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *.

“Dia diasuransikan sampai siang hari ini. Dalam kasus Gereja Katedral Makassar, ada 18 tersangka yang terlibat, khususnya kelompok Villa Mutiara. Sudah 18 tahun berlalu dan salah satu otak pembuat bom menggunakannya untuk meledakkan Saudara W. Kasus ini terus berlanjut. dikembangkan, dipelajari. Sehingga grup Villa Mutiara benar-benar bisa teratasi, ”ucapnya.

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *