Gus-MUS-a-696x477.jpg

Alhamdulillah! Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Perasaan Gus Mus

Diposting pada

Alhamdulillah! Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Perasaan Gus Mus

Gus Mus Saat disuntik vaksin /Instagram @s.kakung

Pengasuh Pondok Pesantren Roudlatuth Tholibin, Rembang, Jawa Tengah (Jateng) KH Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus telah menerima suntikan vaksin Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Gus Mus melalui unggahan foto ke akun Instagramnya. Gus Mus dalam foto itu tampak bersarung hijau, kemeja lengan pendek, mengenakan kopiah putih dan masker. Dua petugas kesehatan terlihat berada di sisi kiri Gus Mus.

“Alhamdulillah aku mendapat kesempatan divaksin hari ini,” tulis Gus Mus melalui akun s.kakung di Instagram, Senin (1/3).

Unggahan itu langsung mengundang reaksi warganet. “Alhamdulillah,” tulis Najwa Shihab dengan menyertakan emotikon hati. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga ikut membagikan foto Gus Mus menerima suntikan vaksin Covid-19. “Gus Mus sudah divaksin. Alhamdulillah,” ujarnya melalui akun @ganjar_pranowo di Instagram.

Sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng KH Ahmad Daroji mengusulkan para kiai masuk dalam daftar prioritas penerima vaksin Covid-19.

Berbicara pada diskusi bertema ‘Kebijakan Pemprov Jateng dalam Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 & Kesiapan Ponpes Menghadapi Era Adaptasi Baru’ di Semarang pertengahan Januari lalu, Kiai Daroji meyakini masyarakat akan menganggap vaksin tersebut halal ketika para kiai sudah divaksinasi.

Baca Juga :  Islam antara Militansi dan Toleransi

Gubernur Ganjar pun merespons positif usulan Kiai Daroji. Menurutnya, para tokoh agama termasuk kiai bisa menjadi contoh baik dalam program vaksinasi Covid-19.

“Saya senang mendengar Kiai Daroji tadi bahwa kiai harus nomor satu. Wah ini harapan bagus. Kalau itu terjadi dari Jawa Tengah keren,” ucapnya.(flo/jpnn)

(Warta Batavia)

Alhamdulillah! Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Perasaan Gus Mus

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *