Amil Zakat Antusias Peroleh Legalitas dari LAZISNU Pringsewu – Aspiratif News

Diposting pada

Amil Zakat Antusias Peroleh Legalitas dari LAZISNU Pringsewu – Aspiratif News

Pringsewu, NU Online

Animo dan kesadaran masyarakat, khususnya para takmir masjid dan mushala untuk mempunyai amil zakat legal sesuai hukum agama dan negara makin tinggi di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Hal ini tampak dari tingginya hitungan total surat pengajuan permintaan legalitas amil ke Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) setempat.

 

Sampai H-2 Hari Raya Idul Fitri yang ditetapkan jatuh pada Ahad (24/5), sudah ada ratusan masjid dan mushala yang mengusulkan surat keputusan (SK) amil zakat. Amil di masjid dan mushala ini lalu jadi bagian dari LAZISNU dengan nama Jaring Pengelola Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (JPZISNU).

 

“Dari hitungan total 352 yang sudah di SK kan tersebut, kisaran 200 masjid melakukan registrasi secara online dan sebagian melaksanakan registrasi langsung ke Kantor LAZISNU Pringsewu,” kata Manajer Eksekutif LAZISNU Pringsewu, Kabul Muliarto ke NU Online, Jumat (22/5).

 

Hitungan total JPZISNU yang sudah di-SK-kan, lanjut Kabul akan terus bertambah mengingat sampai H-1 masih banyak pengajuan SK amil zakat. Hitungan total ini melonjak drastis dari tahun sebelumnya yang cuma mencapai puluhan masjid.

 

“Ini memperlihatkan bahwa masyarakat sudah tahu perlunya amil sesuai syariat Islam. Karena juga seorang amil mempunyai pertanggungjawaban yang berat. Jika tidak resmi maka dapat terjadi proses pengelolaannya tidak sesuai dengan hukum agama,” katanya.

 

Nantinya JPZISNU yang di-SK-kan ini akan mengelola zakat infak sedekah (ZIS) yang ditunaikan ummat Islam mulai dari penerimaan, pengelolaan, dan penyaluran. Data ZIS yang ada dari tiap-tiap JPZISNU akan diadukan ke LAZISNU kabupaten.

 

“Data ini penting sebagai acuan dalam memaksimalkan kemungkinan ZIS di Kabupaten Pringsewu. Dengan data yang akurat, maka kemungkinan ZIS juga dapat dimaksimalkan dan ditasyarufkan pas sasaran,” tambahnya.

 

Apalagi di tengah Pandemi Covid-19 yang belum mereda ini, ZIS akan dapat memberi manfaat lebih bagi mereka yang terdampak wabah ini. Khususnya ekonomi lemah akan amat memerlukan sokongan ZIS untuk mencukupi kehidupan mereka.

 

Di tempat terpisah, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu yang membidangi LAZISNU H Munawir menerangkan bahwa kesadaran untuk legalitas amil ini jadi bagian penting dalam proses tata kelola zakat.

 

“Sudah dari sebelum Ramadhan tahun sekarang PBNU dan Pemerintah Mengingatkan ke para muzakki untuk menyalurkan zakatnya lebih awal untuk mengurangi dampak Covid-19. Sehingga Penting tata kelola yang profesional,” kata pria yang juga pengurus Baznas Pringsewu ini.

 

Ia berkeinginan tahun yang akan datang masjid, mushala, ataupun majelis taklim yang membentuk kepanitiaan zakat sudah mempunyai legalitas dan mengelola ZIS dengan profesional.

 

Bagi masjid, mushala, dan perkumpulan yang akan mendaftarkan legalitas amil melalui LAZISNU Pringsewu dapat melalui online dengan mengisi data di link Registrasi JPZISNU Pringsewu. 

 

Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Syamsul Arifin 

Amil Zakat Antusias Peroleh Legalitas dari LAZISNU Pringsewu – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *