Anggota-Hamas-Diintimidasi-Israel-agar-Calonkan-Diri-di-Pemilu.jpg

Anggota Hamas Diintimidasi Israel agar Calonkan Diri di Pemilu

Diposting pada

Gaza, Warta Batavia– Mantan Menteri Wakaf Palestina, serta salah satu pejabat tinggi Hamas di Tepi Barat, Nayef Rajoub, melaporkan menerima peringatan dari rezim Zionis.

“Sebuah tim militer (Israel) mengepung rumah saya dan memeriksa saya,” kata Rajoub kepada kantor berita Anadolu.

“Seorang perwira intelijen kemudian berbicara kepada saya dan memperingatkan saya untuk berpartisipasi dalam pemilihan,” lanjut Rajoub.

“Dia bilang saya dilarang aktif dalam pemilu atau mencalonkan diri dalam pemilu. Saya hanya diperbolehkan memasukkan suara di kotak pemilu.”

Rajoub adalah salah satu pemimpin Hamas di Tepi Barat dan saudara laki-laki Jibril Rajoub, anggota Komite Sentral Fatah.

Pada pemilu 2006, Rajoub menerima suara terbanyak di daerah al-Khalil (Hebron).

Pada tahun yang sama, Israel memenjarakan Rajoub bersama dengan puluhan anggota Hamas dan anggota parlemen Palestina selama lebih dari 8 tahun.

Surat kabar Haareetz memberitakan bahwa tindakan ini diambil oleh Israel karena ada kemungkinan Hamas akan memenangkan pemilu, terutama karena konflik internal di Fatah.

Menurut Haaretz, Shin Bet telah berulang kali menghubungi aktivis Palestina pro-Hamas. Shin Bet mengancam bahwa partisipasi mereka dalam pemilu akan membuat mereka terpisah (ditahan) dari keluarga untuk waktu yang lama. (af / fars)

Baca Juga :  PDIP Minta Demokrat Tak Bawa-bawa Jokowi di Isu Kudeta AHY

Baca juga:

Palestina menyambut baik keputusan Pengadilan Den Haag untuk menyelidiki kejahatan perang Israel

Hamas: Organisasi Arab-Yahudi mengancam keamanan regional

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *