Angka Kesembuhan 92 %, Indonesia Didorong Contoh Jerman Tangani Covid-19 – Aspiratif News

Angka Kesembuhan 92 Persen, Indonesia Didorong Contoh Jerman Tangani Covid-19
Views: 837
Read Time:2 Minute, 14 Second

Angka Kesembuhan 92 %, Indonesia Didorong Contoh Jerman Tangani Covid-19 – Aspiratif News

Jakarta, Aspiratif News

Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegrosena menerangkan, Jerman bagian negara di Eropa yang dinilai cukup berhasil menangani Covid-19. Jerman dapat dijadikan contoh dalam penanganan pandemi Corona oleh negara manapun termasuk Indonesia. 


Arif menerangkan, dari Perkara positif 119 ribu di Jerman, 185 ribu di antaranya dinyatakan sembuh. Tersisa 15 ribu lagi yang tengah menjalani isolasi mandiri karena Covid-19. walau begitu, tingkat kesembuhan di Jerman mencapai 92 %. 


menurut dia, hal ini membuktikan bahwa Jerman sanggup mengendalikan Covid-19 dibandingkan negara lain di Eropa. Prestasi lainnya, kata dia, tingkat kerentanan terkena Covid-19 di Jerman cuma 4 %. Jauh tidak sama dengan Belgia yang menyentuh angka 15 %, Italia 16 %, dan Spanyol 14 %. 


“Jadi, negara Eropa tinggi sekali. Malah di utara itu gagal dan agak esktrim. Orang tua yang kena Covid-19 diberi morfin supaya langsung bablas. Jadi, ngagak mengganggu. Dan itu jadi skandal besar,” ucap Dubes Arif waktu jadi pembicara pada Webinar Series PP Muslimat NU, Sabtu (11/7).

 

READ  Anggap Benalu, Sri Mulyani Tidak Akan Memaafkan ASN Anti Toleransi

Seterusnya, Arif menceritakan sikap pemerintah Jerman merespon Perkara positif ke-1 di negaranya. Semenjak ditemukan pada 27 Januari 2020 lalu, Jerman langsung bergerak cepat membentuk tim darurat Covid-19. Para kepala daerah langsung melakukan banyak perjumpaan untuk menentukan langkah-langkah strategis melawan wabah ini. 

 

 

Di sisi lain, asesment dan evaluasi digelar tiap-tiap 2 Minggu sekali. Perjumpaan para pejabat di Jerman akhirnya memutuskan 13 Maret lockdown. Keputusan taktik itu cukup membuahkan hasil yang siginifikan. Sebab, pada 16 Mei aktivitas masarakat kembali dibuka dan Perkara positif menurut drastis. 


“Perkara ke-1 Januari, Maret lokdown, Mei udah main bola (turnamen) lagi. Itu kehebatan yang luar biasa. Sementara, negara Jiran masih lokdown, dia sudah dapat main bola,” katanya. 


Kecuali keputusan taktik, ada beberapa faktor yang menyebabkan pengendalian Covid-19 di Jerman berjalan efektif. Ke-1, hitungan total Hospital di Jerman cukup banyak, jumlahnya mencapai 2000 RS. Kecuali itu, Fasilitas di RS tersebut juga amat komprehensif, misalnya tiap-tiap RS mempunyai tempat tidur yag layak komprehensif dengan ventilator. 

READ  Sangkaan Serbuan Cyber Ke Fasilitas Nuklir Iran - Aspiratif News


“Tempat tidur jumlahnya 35 ribu, komprehensif dengan ventilator. Ventilator sendiri 28 ribu. Belum lagi RS  Tentara Jerman  10 ribu RS,” katanya. 


Melihat kesanggupan Jerman tersebut, kata Arif, Indonesia amat mungkin dapat melakukannya. Bagian lembaga yang dapat terlibat membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia ialah Nahdlatul Ulama. 


Menurut Arif, NU dapat mengendalikan RS yang ada di seluruh Indonesia untuk lebih siap menanganai pasien Covid-19. “Misalnya, NU juga dapat mengendalikan atau mempersiapkan para dokternya,” papar Arif. 


Pewarta: Abdul Rahman Ahdori

Editor: Musthofa Asrori

Angka Kesembuhan 92 %, Indonesia Didorong Contoh Jerman Tangani Covid-19 – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *