Angka Pasien Positif Corona di DIY Meroket, Ini Penjelasannya

Angka Pasien Positif Corona di DIY Meroket, Ini Penjelasannya

Angka Pasien Positif Corona di DIY Meroket, Ini Penjelasannya

Aspitaif News -, Pemerintah Daerah Istimewa (Pemda) Yogyakarta Mempublikasikan penambahan Perkara baru pasien positif corona (COVID-19) sebanyak 12 Perkara, Rabu (25/3/2020). Sehingga secara kumulatif jadi 18 Perkara.

Lonjakan ini diketahui jadi yang paling signifikan semenjak Perkara ke-1 dirilis Minggu (15/3/2020). Penambahan Perkara sebelum ini tidak pernah lebih dari sepuluh.

Untuk itu, Pemda DIY angkat bicara soal meroketnya hitungan total pasien positif COVID-19 ini. Salah satunya ialah akumulasi uji laboratorium sebelumnya yang belum keluar.

Artinya beberapa pasien tersebut sebelumnya sudah menyandang status pasien dalam kontrol (PDP).

“Sebagaimana dimaklumi oleh teman-teman, bahwa BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) sempat mengalami kekosongan primer yang jadi bagian bahan baku uji PCR,” jelas Kabag Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji.

“Kalau dilihat dari hitungan total lonjakan yang tinggi antara DIY dan Jateng, dapat ditarik kesimpulan yang sama. Sebab dua-duanya dihitung oleh BBTKLPP Yogyakarta,” lanjut dia.

Sementara kepala BBTKLPP, Irene menambahkan, bahwa Perkara baru yang dirilis Adalah pasien yang sampelnya diperiksa sejak tanggal 18 Maret sampai 21 Maret 2020. Dia menjelaskan, seluruh sampel yang dikirim dalam keadaan bagus.

“Artinya RS telah makin kuat dalam mendiagnosa Perkara di awal, sehingga Perkara yang masuk ke RS sungguh-sungguh Perkara yang mengarah ke COVID-19,” kata Irene.

Dikabarkan sebelumnya, Pemda DIY Mempublikasikan hitungan total kumulatif Perkara pasien positif tertular COVID-19, yaitu sebanyak 18 Perkara. Di mana 14 sekarang masih dirawat, 1 dinyatakan sembuh, dan 3 di antaranya meninggal dunia.

Para pasien itu sekarang dirawat di bermacam RS di DIY. Di mana 1 di antaranya diketahui Adalah anak usia 4 bulan yang baru saja kembali dari Kota Solo, Jawa Tengah.[]

baca juga:


Angka Pasien Positif Corona di DIY Meroket, Ini Penjelasannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *