Angkatan-Darat-Iran-Memulai-Latihan-Perang-di-Pesisir-Laut-Oman.jpg

Angkatan Darat Iran Memulai Latihan Perang di Pesisir Laut Oman

Diposting pada

Teheran, Warta Batavia –  Pasukan Iran dari berbagai satuan masih terus menggelar latihan perang besar-besaran. Kali ini, Angkatan Darat Iran memulai latihan perang bersandi “Eghtedar (Kekuatan) -99” di wilayah tenggara negara ini, Selasa (19/1).

Latihan itu berlangsung di sepanjang pantai Makran di pesisir Laut Oman dengan partisipasi unit udara, pasukan khusus dan brigade reaksi cepat, dan dihadiri oleh Panglima Angkatan Bersenjata Mayjen Abdolrahim Mousavi, Kepala Staf Angkatan Darat Brigadir Jenderal Kiumars Heidari dan para petinggi militer lainnya.

Menurut Jenderal Heidari, latihan perang ini bersifat ofensif dan melibatkan unit reaksi cepat dan brigade bergerak dan penyerang.

Dia menjelaskan bahwa pasukan yang terlibat dalam latihan itu akan menerima dukungan logistik dan tempur dari Angkatan Udara dan Divisi Lintas Udara Angkatan Darat di zona pesisir.

Heidari juga menyebutkan bahwa tujuan utama latihan tempur ini adalah untuk mengevaluasi mobilitas dan kekuatan serangan brigade dan korps reaksi cepat serta unit serangan bergerak Angkatan Darat.

Sementara itu, Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mayjen Hossein Salami, menggambarkan kesiagaan pasukannya dengan mengatakan bahwa jari jangan pasukannya ada di pelatuk, dan menegaskan bahwa mereka tidak membutuhkan pujian siapa pun dalam membela negara.

Baca Juga :  Kasus Penembakan Pria Afrika-Amerika Kembali Picu Aksi Protes

Mengacu pada latihan perang IRGC bersandi “Payambar-e Azam (Nabi Besar 15)”, Hossein Salami mengatakan,”Latihan semacam itu adalah bagian penting dari kebijakan pencegahan Republik Islam Iran…Latihan-latihan ini diadakan agar musuh tidak melakukan kesalahan dalam perhitungan atau estimasi mereka tentang daya pertahanan Iran, dan memahami sepenuhnya tekad bangsa Iran untuk mempertahankan kemerdekaan, integritas teritorial, dan otoritasnya.”

Dia menambahkan,”Latihan ini adalah sumber kenyamanan, ketenangan, keamanan dan kepercayaan diri bagi bangsa Iran, serta memiliki pesan serius dan nyata bagi musuh Republik Islam bahwa kami tidak menghendaki pujian siapapun dalam membela identitas, kemerdekaan dan martabat kami. ”

Salami juga menegaskan,”Kami selalu siap terhadap segala ancaman, dan tangan kami selalu ada di pelatuk atas nama bangsa Iran.” (mm/mna)

Baca juga:

Pasukan Iran Nyatakan Sanggup Musnahkan Semua Pangkalan AS  di Kawasan “Dalam Sesaat”

[Video]: Dua Rudal Balistik Iran Meledak Dekat Kapal Induk AS di Samudera Hindia

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *