Ansarulla-h-Gempur-Aramco-di-Riyadh-Kilang-Minyak-Saudi-Terbakar.jpg

Ansarulla h Gempur Aramco di Riyadh, Kilang Minyak  Saudi Terbakar

Diposting pada

Dubai, Warta Batavia – Kementerian Energi Arab Saudi mengatakan serangan udara menghantam kilang minyak di Riyadh menyebabkan kebakaran pada Jumat (19/3).

Pernyataan itu muncul setelah gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman mengumumkan serangannya terhadap kilang yang dioperasikan oleh perusahaan minyak nasional Saudi Aramco dengan enam drone (UAV) atau drone dengan bahan peledak.

Kementerian Energi Saudi mengatakan serangan itu terjadi pada pukul 06:05 waktu setempat dan, meskipun menyebabkan kebakaran, tidak ada korban jiwa atau gangguan pasokan minyak dan produk.

Kementerian tidak mengatakan dari arah mana serangan itu berasal dan siapa yang bertanggung jawab atasnya. Perusahaan Aramco juga enggan memenuhi permintaan komentar Reuters, Namun, dia mengaku akan menyampaikan informasi tersebut secepatnya.

Ansarullah mengumumkan telah menyerang pabrik minyak Saudi Aramco di Riyadh.

Brigadir Jenderal Yahya Saree, juru bicara tentara Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah, mengatakan: “Angkatan bersenjata kami pada dini hari ini melancarkan operasi serangan dengan enam drone terhadap perusahaan Aramco dan mencapai tujuan ini dengan sangat hati-hati”.

Baca Juga :  Astaghfirullah! Rizieq Shihab Dikabarkan Kabur dari RS Ummi

Dalam beberapa pekan terakhir Ansarullah telah meningkatkan serangannya terhadap Arab Saudi, pengekspor minyak terbesar dunia.

Kamis lalu, serangan drone Qasif 2K Ansarullah juga mengenai target militer penting di Bandara Internasional Abha di Arab Saudi.

Saree meyakinkan bahwa serangan terhadap Saudi akan terus berlanjut sementara Saudi melanjutkan agresi dan blokade mereka terhadap Yaman. Dia juga sekali lagi mendesak perusahaan asing dan warga sipil untuk menjauh dari sasaran militer dan lokasi penting lainnya di Arab Saudi karena mereka akan terus menjadi sasaran serangan dari Yaman.

Seperti diketahui, Saudi telah memimpin koalisi militer yang melakukan intervensi di Yaman sejak Maret 2015 dengan dalih membela pemerintahan Abd Rabbuh Mansour Hadi, yang digulingkan pada akhir 2014 oleh revolusi populer yang dipimpin oleh Ansarullah.. (mm / raialyoum / alalam)

Baca juga:

Pasukan Ansarullah menyerang wilayah Saudi dan merebut daerah lain di Ma’rib

Menteri intelijen Israel: Saudi, Oman, Qatar dan Niger menuju normalisasi dengan Israel

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *