Empat-Sebab-Mengapa-Ansarullah-Kembali-Menggempur-Saudi-Meski-Terjadi-Perubahan.jpg
Berita

Ansarullah Yaman Masih Gempur Wilayah Saudi dan Tegaskan lagi Persyaratan Damainya

Sanaa, Warta Batavia –  Kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) di Yaman kembali menyerang Bandara Internasional Abha di wilayah selatan Arab Saudi, Sabtu (13/2), sebagai balasan atas serangan Saudi dan sekutunya di Yaman.

Dikutip saluran TV Al-Masirah milik Ansarullah, juru  bicara tentara Yaman yang bersekutu dengan kelompok ini, Brigjen Yahya Saree, mengumumkan serangan tersebut dan memastikannya telah menerjang “target penting” di bandara tersebut.

Sebelumnya, pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi mengaku telah mencegat sebuah drone yang melesat ke arah bandara itu.

Juru bicara Ansarullah Mohammad Abdul Salam di halaman Twitter-nya pada hari itu menegaskan, “Segala pernyataan positif tak akan ada artinya tanpa langkah-langkah operasional di lapangan yang menuju perdamaian yang hakiki.”

Kepada Saudi dan sekutunya dia menyerukan, “Hentikan agresi kalian dan cabutlah blokade terhadap bangsa kami demi mewujudkan perdamaian bagi semua.”

Dia menambahkan, kami telah berulangkali menekankan bahwa operasi militer kami semata demi pertahanan, dan ini akan terus berlanjut sampai agresor menghentikan agresinya dan mencabut blokadenya.”

Baca Juga :  Viral! Ahli Bareskrim Bongkar Chat Din Syamsuddin dan Abdullah Hehamahua di Grup WA ‘Deklarator KAMI’

Ansarullah menegaskan demikian juga di saat kubu lawannya terdesak hebat oleh serangan kelompok ini di sekitar Ma’rib. Dikabarkan bahwa kota dan provinsi kaya minyak ini hampir jatuh ke tangan mereka.

Serangan drone dan rudal Ansarullah juga berlanjut ketika nama gerakan ini baru dihapus dari daftar organisasi teroris pemerintah Amerika Serikat (AS).

Tokoh Ansarullah lainnya, Mohammad Ali Al-Houthi, di Twitter menegaskan, “Kami adalah pihak yang menyerukan perdamaian dan mengajukan banyak solusi demi ini, tapi hasilnya sampai sekarang adalah berlanjutnya pemboman dengan jet-jet tempur (buatan) AS, Inggris, dan Eropa sehingga pertempuranpun berkelanjutan.”

Dia menambahkan, “Kami siap (berdamai) jika ada keseriusan sebagai titik awal. Kami akan berhenti menerbangkan drone (berbahan peledak) dan rudal jika negara-negara agresor menghentikan pemboman dengan jet tempur ke berbagai provinsi dan front pertempuran.” (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

PBB Sambut Baik Dihapusnya Nama Ansharullah dari Daftar Terorisme

Ansarullah Gempur lagi Beberapa Sasaran Strategis di Arab Saudi

link sumber

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *