Ansarullah-Yaman-Serang-Situs-Minyak-Aramco-Milik-Saudi.jpg

Ansarullah Yaman Serang Situs Minyak Aramco Milik Saudi

Diposting pada

Sanaa, Warta Batavia – Gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman masih gencar menyerang lokasi-lokasi strategis di Arab Saudi. Dalam perkembangan terakhir, mereka mengklaim telah menembakkan rudal jelajah di pabrik minyak Aramco di kota Jeddah.

Juru bicara angkatan bersenjata Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan di Twitter Kamis bahwa ia menghantam fasilitas Aramco di Jeddah dengan rudal Quds-2 pada Kamis pagi sebagai pembalasan atas agresi militer koalisi. Angkatan bersenjata Arab Saudi melawan Yaman.

“Dengan rahmat Allah, kekuatan rudal berhasil menargetkan perusahaan Saudi Aramco di Jeddah dengan rudal jelajah Quds-2 pagi ini,” tulis Saree.

Dia menambahkan: “Dengan rahmat Allah, serangan ini dalam konteks reaksi alami dan sah terhadap blokade berkelanjutan dan agresi tirani terhadap bangsa kita yang mulia.”

Belum ada konfirmasi segera atas serangan tersebut oleh otoritas kerajaan Saudi, sementara pihak Aramco menolak untuk menanggapi permintaan komentar. Reuters.

Saree merilis gambar satelit dari pabrik Aramco di utara Jeddah Bulk, tempat produk minyak bumi disimpan dalam tangki, dan mengatakan dia menyerbu fasilitas yang sama November lalu, serangan yang kemudian diakui oleh koalisi pimpinan Saudi untuk membakar pabrik.

Baca Juga :  Baku Tembak di Poso: 2 DPO MIT Tewas, 1 Prajurit TNI Gugur

Ansarullah juga menekankan kerentanan infrastruktur minyak Arab Saudi yang mahal.

Fasilitas Aramco berfungsi sebagai fasilitas penyimpanan sementara untuk bensin, solar dan petrokimia lainnya sebelum didistribusikan. Properti ini terletak tepat di tenggara Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah.

Menurut data pelacakan dari situs FlightRadar24.com, penerbangan yang tiba di bandara dibajak atau diterbangkan berputar-putar pada Kamis pagi tanpa penjelasan. (mm / aljazeera)

Baca juga:

42 Organisasi tersebut mendesak presiden AS untuk memberikan sanksi kepada Bin Salman

Amerika Serikat tenggelam di tengah perang Ma’rib di Yaman

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *