Antisipasi Sengketa Tanah Wakaf, NU di Banyuwangi Kebut Sertifikasi – Aspiratif News

Views: 26
Read Time:3 Minute, 50 Second

Antisipasi Sengketa Tanah Wakaf, NU di Banyuwangi Kebut Sertifikasi – Aspiratif News

Banyuwangi, Aspiratif News 

Nahdlatul Ulama sesungguhnya mempunyai aset yang sedemikian berlimpah. Tanah dan bangunan ada di tiap-tiap kota dan kabupaten, bahkan sampai kecamatan dan desa serta dusun. Namun lantaran kurang diseriusi dalam mengurus legalitasnya, tidak sedikit yang malah dikuasai pihak lain. Gerakan sertifikasi wajib jadi ghirah bareng.

 

Tekad itu juga yang digelorakan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Banyuwangi, Banyuwangi, Jawa Timur. Dengan ghirah tinggi, menyegerakan proses tanah dan bangunan agar legalitasnya kian Jelas,

 

H Akhmad Musollin selaku Ketua MWCNU Banyuwangi untuk media ini menerangkan bahwa dalam waktu tidak lama bareng jajarannya akan memproses secara cepat sertifikasi aset tanah wakaf masjid dan mushala yang Ada di Kecamatan Banyuwangi. Program kerja ini penting Dikerjakan untuk menghindari sengketa aset di kemudian hari.

 

“Aset-aset milik NU ini tersebar di seluruh penjuru, khususnya di Kecamatan Banyuwangi. Biasanya aset tersebut dipakai untuk tempat ibadah atau lembaga pendidikan. Kita akan turun dengan bekerja sama untuk masing-masing Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama. Malam ini saya dan barisan pengurus turun di PRNU Pakis,” katanya untuk Aspiratif News, Rabu (1/7).

 

Disambut Antusias

Dijumpai sesudah aktifitas sosialisasi sertifikasi di Masjid Nur Yasin Fatimah, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, dirinya menyebutkan, secara teknis program percepatan sertifikasi ini digerakkan melalui barisan pengurus di Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU). Lembaga ini dipimpin langsung oleh H Mujiono beserta jajarannya.

READ  Sejarah Berdirinya IPNU-IPPNU - Warta Batavia

 

“Saya meminta Nahdliyin untuk lebih pro aktif ikut seluruh regulasi yang disosialisasikan oleh tim. Karena program ini penting untuk kebaikan bareng, khususnya dalam penyelamatan aset-aset milik NU dari permasalahan sengketa dan transparansi kepemilikan,” ungkap Mushollin.

 

Disampaikan bahwa tidak sedikit Perkara pernah terjadi dalam sebuah pembangunan masjid yang telah selesai dibangun mengalami sengketa oleh ahli warisnya karena kekhilafan komunikasi. 

 

“Nahasnya, proses gugatan dimenangkan oleh ahli warisnya, dan berujung masjid yang telah berdiri kokoh hasil gotong-royong masyatakat dirobohkan kembali, sampai diganti pembangunan toko swalayan oleh ahli waris,” ungkapnya. Karena itu, program ini wajib dimaksimalkan, agar Perkara serupa tidak terulang kembali lanjutnya.

 

Senada hal itu, Ustadz Mujiono merasa suka melihat antusias pengurus masjid dan mushala yang Hadir di forum sosialisasi sertifikasi. Semenjak awal, pihaknya menerangkan untuk sejumlah Nahdliyin berhubungan mekanisme pengisian dan kelengkapan formulir pendataan tanah wakaf.

 

“Sudah detail kita tadi berikan penjelasan secara langsung. Melalui pengurus ranting, berkas-berkas yang diperlukan untuk dipersiapkan. Jika kerepotan, tim kita siap melaksanakan pendampingan ke mushala atau masjid yang bersangkutan sampai selesai,” kata tegas Ustadz Mujiono.

READ  The Citizenz Bebas dari Hukuman - Aspiratif News

 

Berhubungan dengan adanya kemungkinan administrasi pembayaran, dia menerangkan hal itu dapat diantisipasi oleh kas masjid atau mushala yang telah diakumulasi tiap-tiap periode. Problem ini dapat disikapi sesuai dengan Tekad bulat masing-masing. Misalnya kerja sama dengan pengurus Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU).

 

“Semoga seluruh agenda ini diberikan kemudahan dan kelancaran. Dan semoga seluruh pengurus selalu diberikan kesehatan dan keberkahan untuk mengabdi melayani masyarakat,” ungkap Ustadz Mujiono.

 

Ketua PRNU Pakis, Imron Rohadi menyebutkan, dirinya telah membentuk tim spesial yang ditugaskan menjemput bola dalam kelengkapan administrasi yang telah dijelaskan ke seluruh pengurus mushala dan masjid Kelurahan Pakis.

 

“Secara keseluruhan, di Kelurahan Pakis ini rerdapat 4 masjid dan 13 mushala di bawah lindungan langsung Nahdlatul Ulama. Sebelum blanko disetorkan ke MWCNU, ada tim dari ranting yang akan verfikasi terlebih dahulu atas kelengkapan administrasinya,” ungkap Imron.

 

Dia mengakui program kerja percepatan sertifikasi ini sungguh amat ditunggu-tunggu jamaah. Seluruh barisan dan anggotanya amat antusias menyambut kehadiran barisan pengurus MWCNU Kecamatan Banyuwangi, hal itu tampak waktu menyimak beberapa Penjelasan pra syarat administrasi yang wajib dilengkapi.

 

READ  100 % Warga Miskin di Sikka Terlindungi Jaminan Kesehatan - Aspiratif News

“Semoga Pelaksanaan proses pengurusan sertifikat ini berjalan lancar dan cepat. Agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ungkap Imron.

 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Banyuwangi H Kasiyanto meminta untuk pengurus takmir masjid atau mushala se-Kecamatan Banyuwangi untuk cepat mengurus legalitas sertifikasi tanah wakaf.

 

“Malam ini kita turun, selain dalam rangka ikut rangkaian aktifitas sosialisasi Pelaksanaan sertifikasi tanah wakaf,. Misi seterusnya kita memberikan edukasi untuk pengurus masjid dalam teknis manajemen pengelolaannya,” ungkapnya. 

 

Disampaikan pula bahwa pihaknya sudah jadwalkan dalam waktu yang ditetapkan akan turun ke semua masjid dan mushala untuk konsolidasi program kerja dan kekeluargaan.

 

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Banyuwangi Sri Widiyanto, menilai turba dalam rangka sosialisasi sertifikasi tanah wakaf untuk pengurus mushala dan masjid amat bagus dan berguna bagi masyarakat. Organisasi masyarakat ini sungguh-sungguh jadi mitra kerja bagi pemerintah melayani masyarakat semua.

 

“Saya meminta rakyat wajib pro aktif dalam pengurusan legalitas tanah wakaf ini. Untuk keamanan dan kenyamanan kita semua waktu Pelaksanaan ibadah dan bermasyarakat,” kata Pak Wid sapaan karib Sri Widiyanto.

 

Kontributor: M Sholeh Kurniawan

Editor: Ibnu Nawawi

Antisipasi Sengketa Tanah Wakaf, NU di Banyuwangi Kebut Sertifikasi – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *