AS-Lakukan-Upaya-Infiltrasi-ke-Badan-Militer-Irak.jpg

AS Lakukan Upaya Infiltrasi ke Badan Militer Irak

Diposting pada

Baghdad,Warta Batavia-Anggota Aliansi Fath di Parlemen Irak, Hamid Abbas mengatakan, AS menyingkirkan tiap figur nasionalis yang enggan bergantung kepadanya dari lembaga-lembaga penting Irak.

Kepada al-Maalomah, Abbas menyatakan bahwa AS berusaha untuk menyusup ke dalam sistem militer Irak.

Menurutnya, ada rencana-rencana politik dan asing untuk menjauhkan aparat keamanan nasionalis dari pos-pos penting di Irak.

Abbas menegaskan, AS melalui kehadirannya di Irak berupaya untuk membuat komandan militer mematuhi semua dikte-diktenya.

AS, kata Abbas, memusuhi siapa saja yang tidak mau bergantung kepada Kedubes AS di Baghdad. Washington juga melakukan segala cara untuk memaksakan kebijakan-kebijakannya atas para komandan militer.

“Ada banyak pengkhianat dalam proses politik. Rakyat Irak mesti menghukum mereka melalui kotak-kotak suara,”tandasnya.

Di lain pihak, anggota Komite Keamanan dan Pertahanan Parlemen Irak, Muhammad al-Baldawi menyatakan, jika proses politik untuk mengusir serdadu asing tidak berhasil, orang-orang Irak akan melakukan perlawanan.

Menanggapi kabar soal Menhan baru AS, Llyod Austin yang akan meninjau ulang keputusan penarikan Tentara AS dari Irak, al-Baldawi menegaskan bahwa keputusan pengusiran pasukan asing ada di tangan rakyat Irak.

Baca Juga :  Jokowi Teken Perpres Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Pertahanan Negara

“Jika solusi politik Pemerintah Irak untuk mengusir tentara asing tidak membuahkan hasil, kami akan menggunakan jalan perlawanan untuk mengeluarkan mereka,” kata al-Baldawi kepada Baghdad al-Youm.

“Keputusan untuk mengusir tentara asing dari Irak sudah dipatenkan dan tak akan dicabut lagi. Serdadu asing tidak punya pilihan selain angkat kaki dari Irak. Kami akan bekerja sama dengan Pemerintah untuk melaksanakan keputusan Parlemen,” kata anggota Aliansi al-Fath pimpinan Hadi al-Amiri tersebut. (af/fars)

Baca Juga:

Kataib Hizbullah Irak: AS, Israel, dan Saudi adalah Pelaku Teror di Irak

Paket Beracun Sebabkan Kepala Kantor Presiden Tunisia Buta

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *