AS Minta Iran Tidak Balas Tindakan mematikan Soleimani, Teheran Tidak mau – Aspiratif News

AS Minta Iran Tidak Balas Tindakan mematikan Soleimani, Teheran Tidak mau - Warta Batavia
Views: 1143
Read Time:2 Minute, 0 Second

AS Minta Iran Tidak Balas Tindakan mematikan Soleimani, Teheran Tidak mau – Aspiratif News

Teheran, Aspiratif News – Pemerintah Amerika Serikat (AS) pernah meminta untuk Iran tidak membalas serbuan drone AS yang telah mematikan Komandan prajurit Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Jend. Qassim Soleimani, akan tetapi Iran Tidak mau permintaan itu.

Hal itu diungkap oleh Wakil Menlu Iran Mohsen Baharwand sembari menyebutkan bahwa permintaan itu diusulkan oleh AS tidak lama sesudah serbuan drone itu terjadi di Baghdad, Irak, pada Januari 2020.

“AS telah menyampaikan pesan ke Iran melalui Duta Besar Swiss (selaku penjaga kepentingan AS di Iran) yang meminta Iran tidak membalas, tapi  cepat ditolak,” kata Baharvand, seperti dikutip Fars, Senin (13/7/2020),

Dia juga mengomentari laporan Pelapor Spesial PBB untuk urusan arbitrer Agnes Callamard baru-baru ini, yang menyebut tindakan mematikan Jend. Soleimani sebagai pelanggaran mencolok ke Piagam PBB.

“Kecaman ke tindakan AS oleh Callamard sebagai Pelapor Spesial PBB, seorang ahli dan pengacara yang tidak memihak, sangatlah berharga. Laporan ini sekarang jadi bagian dokumen PBB dan akan bertahan sampai beberapa dekade di masa depan,” ujar Baharwand.

READ  Survei SMRC 60% Masarakat Anggap Puas Jalannya Pemilihan Umum

Jend. Soleimani terbunuh oleh se n drone angkatan bersenjata AS di dekat Bandara Internasional Baghdad  pada 3 Januari 2020.

Baca:Bantah Ada Bocoran Informasi, IRGC Bersumpah akan Terus Berjuang Ke Kemusnahan Israel

Serbuan udara itu juga menggugurkan wakil komandan Serdadu relawan Irak al-Hashd al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis serta 5 orang Iran dan 5 orang Irak lainnya.

Iran lalu membalas dengan merudal pangkalan angkatan bersenjata Ain al-Assad yang ditempati Serdadu AS di Irak.

Callamard menyebut serbuan AS di Baghdad menabrak kedaulatan Irak karena Dilakukan tanpa izin dari pemerintah Irak, dan AS juga tidak mengusulkan bukti untuk klaimnya bahwa Jend. Soleimani merencanakan serbuan ke Serdadu AS di Irak.

Baca: Ini respon Pentagon ke Tekad bulat Angkatan bersenjata Iran-Suriah

Dia juga menerangkan bahwa akan “sulit membayangkan bahwa serbuan serupa ke seorang pemimpin angkatan bersenjata Barat tidak akan dianggap sebagai tindakan perang, yang berkemungkinan mengarah pada tindakan intens, politik, angkatan bersenjata dan sebaliknya, ke negara yang melancarkan serbuan itu”. (mm/fna)

READ  Presiden Jokowi Teken Keppres Amnesti Baiq Nuril


AS Minta Iran Tidak Balas Tindakan mematikan Soleimani, Teheran Tidak mau – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *