naggala-696x391.jpeg

Astaghfirullah! Komen Negatif soal Awak KRI Nanggala-402, Oknum Polisi Ditangkap

Diposting pada
naggala Astaghfirullah!  Komentar negatif awak KRI Nanggala-402, ditangkap polisi

Seorang petugas polisi di Sleman, Yogyakarta bernama Fajar Indriawan dengan pangkat Aipda ditangkap oleh Polda Yogyakarta dan Bareskrim Polri karena berkomentar negatif terhadap awak KRI Nanggala-402 di media sosial.

Penangkapan Aipda Fajar diawali dengan pemberitaan 2 laporan komentar negatif awak KRI Nanggala-402 bahwa mereka tewas. Salah satunya, akun Facebook dengan nama Fajarnnzz.

Dalam postingan Facebook tersebut, akun Fajarnnzz menggunakan diksi kasar untuk mengomentari tenggelamnya KRI Nanggala-402. Akun Fajarnnzz juga membagikan status ekonominya.

Baca: PBNU Minta Warga PBB Sholat Tanpa Terlihat Awak Nanggala-402

Setelah ditelusuri, diketahui bahwa akun tersebut milik anggota Polri, Aipda Fajar. Petugas polisi yang telah ditetapkan sebagai tersangka langsung ditangkap.

Kapolri sudah dirawat, kata Kapolri Komjen Agus Andrianto seperti dikutip detik.com, Senin (26/4/2021).

Agus mengungkapkan, sidang pidana terhadap Aipda Fajar juga sedang berlangsung. Selanjutnya, Aipda Fajar juga akan dikenakan kode etik.

“Sidang pidana sedang berlangsung. Kami akan lanjutkan dengan kode etik,” ujarnya.

Mulai saat ini penyidikan kasus ini dilakukan dengan subtitle 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri. Bareskrim akan berkoordinasi dengan Polda Yogyakarta untuk memberangkatkan tersangka dan barang bukti.

Baca Juga :  Sah! Jokowi Ubah Formula Penghitungan Upah Buruh

Sementara itu, bagi pemilik akun Facebook Fajarnnzz akan dilakukan penyidikan oleh Direktorat Reserse dan Kriminal Polri Subtitle 1 dan akan berkoordinasi dengan Polda Yogyakarta untuk pemaparan tersangka dan barang bukti. Dirjen Reserse Kriminal Brigjen Slamet Uliandi.

Penyidik ​​berencana berkoordinasi dengan Polda Yogyakarta untuk mempertemukan kembali tersangka karena tersangka merupakan anggota Polda Sleman Yogyakarta Kalasan, ujarnya.

Sejak penangkapan Aipda Fajar, polisi menyita 2 ponsel dan 2 nomor ponsel.

Sementara itu, merujuk pada sederet pemberitaan yang juga memberikan komentar negatif terkait awak KRI Nanggala-402, lanjut Uliandi yang saat ini sedang diselidiki. Diantaranya, akun Facebook Ahmad Khoizinudin diperiksa oleh Subdirektorat 2 Direktorat Reserse dan Kriminal Polri. Akun Facebook Imam Kurniawan sempat diperiksa Subdirektorat Cybercrime Polda Sumatera Utara. Sementara itu, akun Facebook Jhon Silahoi akan diperiksa Subdirektorat Cybercrime Polda NTT.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *