RZq-1-1-696x391.jpeg

Astaghfirullah! Pernyataan Rizieq ke Media Ternyata Bohong, Dokter RS UMMI Bogor Ungkap Fakta yang Sebenarnya

Diposting pada
RZq 1 1 Astaghfirullah!  Pernyataan Rizieq Kepada Media Ternyata Bohong, Dokter Rumah Sakit UMMI Bogor Ungkap Fakta Nyata
Habib Rizieq (Rifkianto Nugroho / detikcom)

Hadiki Habib selalu menjadi saksi dalam kasus swab test di RS UMMI Bogor, di mana mantan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab membeberkan berbagai fakta dalam persidangan di Pengadilan Negeri Timur. Jakarta, Rabu (21/4 /) 2021).

Salah satunya menyebutkan alasan dirawatnya Terdakwa Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor akibat hasil rapid test Covid-19.

Juri PN Jakarta Timur mempertanyakan kondisi Rizieq Shihab dengan saksi kesehatan Hadiki. Jadi Hadiki mengatakan alasan dilakukannya quick test terhadap Rizieq Shihab sesuai dengan pertimbangan kondisi kesehatan terdakwa.

“Saya mendapat informasi sejarah dari terdakwa. Tadi dia bilang capek dan agak ceria. Tapi itu informasi sebelumnya, jadi pas datang saya tidak demam,” balas Hadiki.

Lebih lanjut, Hadiki menjelaskan, hasil rapid test Rizieq Shihab langsung keluar. Mengetahui hasilnya, dia langsung meminta Rizieq Shihab untuk perawatan lebih lanjut.

“Hasilnya reaktif. Setelah dilakukan quick antigen test terhadap terdakwa, saya berikan informasinya kepada terdakwa. Saya sarankan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga :  Sunda Empire Vs Kekaisaran Sunda Nusantara, Beda tapi Sama

Sementara itu, Rizieq mengaku enggan membeberkan hasil tes usap Covid-19 karena takut dipolitisasi.

“Saya tidak ingin data saya dipolitisasi oleh siapa pun. Sebetulnya kalau ada orang asing yang masuk ramah, tanya baik-baik, saya kasih kasih sayang, ”kata Rizieq Shihab di sela-sela persidangan.

Bahkan, Rizieq Shihab mengaku telah mengeluarkan surat pernyataan resmi yang melarang tim medis membeberkan hasil laboratorium atau pemeriksaan kepada pihak mana pun tanpa izinnya.

“Iya, jadi tidak bisa. Siapapun akan membocorkan hasil tes saya kecuali seizin saya. Kalau seizin saya, mohon dibuka,” ucap Rizieq Shihab.

Sedangkan saksi dr. Nuri Dyah Indrasari mengatakan, hasil tes PCR dipastikan positif Covid-19 atas nama Muhammad R. Namun, dia mengaku belum mengetahui jika pemilik sampel yang dipastikan positif Covid-19 adalah Rizieq Shihab.

Berdasarkan informasi dari staf lab, Nuri Dyah mengatakan pihak yang mengantarkan sampel tersebut adalah dr Hadiki Habib, seorang dokter relawan Mer-C yang ditugaskan untuk tes usap antigen untuk Rizieq Shihab.

“Pada Jumat 27 November lalu, staf laboratorium kami mendapat sampel berupa VTM (Alat Pengangkut Virus) dengan kapas terisi. Hal ini dibenarkan oleh dr. Habib (Hadiki Habib),” kata Nuri Dyah Indrasari. .

Baca Juga :  Ristek-Kemendikbud Digabung, PDIP Bicara 4 Pesan Mega Saat Usung Jokowi

Setelah memverifikasi kelengkapan dokumen, Nuri mengatakan, pihaknya kemudian menguji sampel yang dikirim keesokan harinya.

Berdasarkan hasil uji sampel, diketahui hasilnya positif COVID-19.

“Hasilnya positif COVID-19. Jadi saat diajukan atas nama Muhammad R sesuai formulir permohonan,” imbuhnya.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *