Rizieq.jpg

Astaghfirullah! Rizieq Sebut JPU Dungu, Jaksa Beri Komentar Pedas

Diposting pada

JPU menanggapi keberatan atau nota keberatan Rizieq Shihab yang menuduh jaksa bodoh dan bodoh. Menurut JPU, penggunaan kata-kata tersebut tidak tepat.

“Adanya putusan non yuridis dan kepentingan politik serta rezim yang melakukan perbuatan salah dan kebodohan, kecuali penasehat hukum, tidaklah tepat. Mengingat fungsi kejaksaan adalah menerima berkas, menjalankan proses hukum dan menjalankan perintah hukum. , nanti yang akan mengeksekusinya, ”kata tim jaksa membacakan jawaban jaksa atas permintaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021).

Lebih lanjut, jaksa mengatakan, pihaknya tidak memahami tuntutan yang dianggap melanggar hukum. Lebih lanjut, lanjutnya, kejaksaan tidak terikat dengan kepentingan politik dalam menjalankan tugasnya.

Jaksa menilai, kata-kata “bodoh” dan “bodoh” yang diungkapkan Rizieq dalam raut wajahnya hanya mengikuti emosi. Menurut jaksa, kata-kata ini hanya digunakan oleh orang yang tidak berpendidikan.

“Bahasa seperti ini digunakan oleh orang yang tidak berpendidikan dan diklasifikasikan sebagai kualifikasi yang dangkal. Mengingat kata “bodoh” menurut halaman 804 kamus bahasa Indonesia yang artinya “bodoh”. Sedangkan kata “bodoh” menurut halaman 306 kamus bahasa Indonesia diartikan sebagai sangat “bodoh di otak, saya tidak mengerti, bodoh”, kata jaksa penuntut.

Baca Juga :  Mahfud Md Beberkan Penurunan Karhutla Sebesar 88% Dibanding 2015

Menurut JPU, kata-kata “bodoh” dan “bodoh” tidak boleh ditujukan kepada jaksa. Sebab, lanjutnya, jaksa adalah orang yang berpendidikan dan berkompeten.

“Jangan ucapkan kata-kata cuek ini apalagi jaksa. Naif jika jaksa yang mengadili kasus terdakwa dan teman-temannya dianggap bodoh, cuek, blak-blakan, tidak mengerti. Kami jaksa, kementerian yang Ia menilai kasus terdakwa terdiri dari para intelektual terpelajar dengan pendidikan perguruan tinggi rata-rata dan pengalaman puluhan tahun di bidangnya, ”kata jaksa.

“Untuk ini, sebagai pelajaran, jangan dengan mudah membenarkan orang lain, apalagi meremehkan orang lain. Ciri seperti itu menunjukkan akhlak dan akhlak yang buruk, ”lanjutnya.

Sebagai informasi, Rizieq menyebut jaksa “bodoh” dan “bodoh” dalam sidang khusus Jumat (26/3) lalu. Rizieq menyebut jaksa “bodoh” dan “bodoh” karena masalah SKT. Dia juga mengatakan jaksa menyebarkan hoax dan fitnah.

“Semua ormas, baik punya SKT atau tidak, dilindungi konstitusi dan undang-undang. Jadi ini jelas jaksa sangat bodoh dan bodoh. Saya bahkan tidak mengerti SKT, jadi saya cuek dan mahir. buktikan. hoax dan fitnah, ”kata Rizieq.

Baca Juga :  Para Pejuang Palestina dan Hizbullah Kutuk Normalisasi Hubungan Maroko dengan Israel

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *