Atasi Ongkos Penanganan Covid-19, Pemerintah dan BI Sepakati Skema Burden Sharing – Aspiratif News

Views: 35
Read Time:1 Minute, 42 Second

Atasi Ongkos Penanganan Covid-19, Pemerintah dan BI Sepakati Skema Burden Sharing – Aspiratif News

Sumber: infobanknews.com

Jakarta, Aspiratif News— Pemerintah menyepakati skema pembagian beban atau burden sharing dengan Bank Indonesia (BI) untuk mengatasi ongkos penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

“Dalam burden sharing yang disepakati, kita mengidentifikasi, beban atau ongkos penanganan Covid yang lalu kita bagi dalam beberapa kategori,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Senin (6/7).

Sri Mulyani menerangkan, beban dampak Covid-19 terbagi jadi 2, yaitu beban untuk pendanaan aktifitas publik (public goods) dan non-public goods. Pendanaan kategori ke-1 itu seperti ongkos penanganan kesehatan, penjagaan sosial, sectoral kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah.

Baca: Awal Minggu, Rupiah Ditutup Menguat di Posisi Rp 14.490 per Dolar AS

Adapun pendanaan untuk non-public goods seperti usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), korporasi non-UMKM, serta non-public goods lainnya.

Kebutuhan ongkos untuk public goods diperkirakan mencapai Rp 397,56 triliun. Beban akan akan ditanggung seluruhnya oleh BI melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dengan mekanisme private placement dengan tingkat kupon sebesar BI reverse repo rate.

Sementara kebutuhan ongkos untuk non-public goods (UMKM) diprediksi mencapai Rp 123,46 triliun. Beban akan ditanggung oleh pemerintah melalui penjualan SBN ke market dan BI berkontribusi sebesar selisih bunga pasar (market rate) dengan BI reverse repo rate 3 bulan dikurangi 1 %.

Untuk non-public goods korporasi non-UMKM, pendanaan akan mempergunakan BI reverse repo rate. Adapun pendanaan untuk non-public goods lainnya, beban akan ditanggung seluruhnya oleh pemerintah sebesar market rate.

Sri Mulyani menerangkan, prinsipnya burden sharing tetap menjaga keberlangsungan fiskal agar tetap terkendali, sustainable, kredible, dan ditunaikan secara hati-hati. (sh/kontan/kompas/medcom)

 

 


Atasi Ongkos Penanganan Covid-19, Pemerintah dan BI Sepakati Skema Burden Sharing – Aspiratif News

READ  Waktu Malaikat Jibril Menyalami Manusia di Malam Lailatul Qadar - Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *