Awal Minggu, Rupiah Ditutup Menguat di Posisi Rp 14.490 per Dolar AS – Aspiratif News

Views: 24
Read Time:1 Minute, 43 Second

Awal Minggu, Rupiah Ditutup Menguat di Posisi Rp 14.490 per Dolar AS – Aspiratif News

Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, Aspiratif News— Nilai tukar rupiah untuk dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (6/7) ditutup menguat di posisi Rp 14.490 per dolar AS. Rupiah menguat 33 poin atau 0,22 % dibandingkan perdagangan akhir Minggu lalu.

Sementara berdasar kurs rujukan Bank Indonesia Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah menguat dari posisi Rp 14.566 per dolar AS jadi Rp 14.547 per dolar AS.

Pada pagi hari, rupiah dibuka menguat di posisi Rp 14.465 per dolar AS. Sejauh hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.460 per dolar AS sampai Rp 14.564 per dolar AS.

Baca: Rupiah Tembus Rp 14.500 per Dolar AS, BI: Itu Faktor Domestik

Kepala Riset dan Edukasi Investindo Futures menerangkan, apresiasi rupiah dipicu oleh menguatnya asest-aset berisiko karena pasar kembali merespon positif kemungkinan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Data-data ekonomi global yang dirilis Minggu lalu memberikan bukti pemulihan ekonomi tersebut seperti data tenaga kerja AS, data indeks aktivitas manufaktur AS, China, dan Eropa,” kata dia.

Ariston menceritakan, pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi oleh peningkatan laju penularan Covid-19 global yang berdampak pada penurunan aktivitas eknomi. Intimidasi juga berkemungkinan Datang dari peningkatan ketegangan antara AS dan China.

Dia memperkirakan, pergerakan rupiah pada perdagangan esok hari tidak akan jauh tidak sama dengan hari ini. menurutnya, rupiah akan Ada di kisaran Rp 14.400 per dolar sampai Rp 14.570 per dolar AS.

“Untuk besok rupiah akan bergerak di kisaran yang kira-kira sama dengan hari ini Rp 14.400 sampai Rp 14.570 per dolar AS,” ujarnya.  (sh/antaranews/cnnindonesia)

 

 


Awal Minggu, Rupiah Ditutup Menguat di Posisi Rp 14.490 per Dolar AS – Aspiratif News

READ  Hamas Serukan Persatuan Para Pejuang Palestina Melawan Planning Aneksasi Israel - Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *