Bacaan Bilal pada Khutbah Idul Kurban – Aspiratif News

Bacaan Bilal pada Khutbah Idul Adha
Views: 193
Read Time:2 Minute, 32 Second

Bacaan Bilal pada Khutbah Idul Kurban – Aspiratif News

Bilal atau muazin pada shalat idul adha tidak mengumandangkan azan dan iqamah karena Ada keduanya pada shalat idul adha. Bilal mengganti lafal keduanya dengan Ajakan “As-shalāta(u) jāmi‘ah.” Hal ini didasarkan pada riwayat Imam Bukhari, Muslim, dan Imam Abu Dawud sebagai berikut.

ولا يؤذن لها ولا يقام لما روى عن بن عباس رضي الله عنهما قال ” شهدت العيد مع رسول الله صلي الله عليه وسلم ومع أبي بكر وعمر وعثمان رضي الله عنهم فكلهم صلى قبل الخطبة بغير اذان ولا اقامة ” والسنة أن ينادى لها الصلاة جامعة لما روى عن الزهري أنه كان ينادى به


Artinya, “Pada shalat Id Ada kumandang azan dan iqamah sebagaimana riwayat Ibnu Abbas RA ‘Saya menyaksikan shalat Id berbarengan Nabi Saw, Abu Bakar, Umar, dan Ustman RA. Mereka semua melakukan shalat sebelum khutbah tanpa azan dan iqamah.’ (Bilal) Dianjurkan untuk menyeru dengan ‘as-shalāta(u) jāmi‘ah’ sebagaimana riwayat Az-Zuhri RA bahwa ia diseru dengan kalimat sedemikian,” (Lihat Imam As-Syairazi, Al-Muhadzdzab dalam Kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, [Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah: 2010 M], juz V, halaman 17).

READ  PKB Anggap Lukman Hakim Gagal Jabat Menag, Ini Tanggapan PPP


Imam An-Nawawi menerangkan, hadits Ibnu Abbas RA diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Adapun Imam Muslim meriwayatkan hadits serupa dari sahabat Ibnu Abbas RA dan sahabat Jabir RA. Hadits lain dengan makna serupa dari Az-Zuhri diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. (Lihat Imam An-Nawawi, 2010 M: V/17).


Adapun berikut ini ialah Ajakan bilal yang dilafalkan di antara shalat dan khutbah idul adha, yaitu waktu khatib duduk sejenak sesudah salam:

يَا قَائِمًا بِصَعِيْدِ الخَطِيْبِ عَلَى المِنْبَرِ وَعَلَى المِنْبَرِ مِنْ عِيْدِ الأَضْحَى جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

Yā qā’iman bi sha‘īdil khatībi ‘alal minbari wa ‘alal minbar min ‘īdil adha, jāmi‘ah rahimakumullāh.

يَا قَائِمًا بِصَعِيْدِ الخَطِيْبِ عَلَى المِنْبَرِ وَعَلَى المِنْبَرِ مِنْ عِيْدِ الأَضْحَى جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

Yā qā’iman bi sha‘īdil khatībi ‘alal minbari wa ‘alal minbar min ‘īdil adha, jāmi‘ah rahimakumullāh.

يَا قَائِمًا بِصَعِيْدِ الخَطِيْبِ عَلَى المِنْبَرِ وَعَلَى المِنْبَرِ مِنْ عِيْدِ الأَضْحَى لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Yā qā’iman bi sha‘īdil khatībi ‘alal minbari wa ‘alal minbar min ‘īdil adha, lā ilāha illallāh.


Sebelum bilal melantangkan seruannya, khatib naik ke atas mimbar. Ia memberi salam untuk jamaah dan kemudian duduk sejenak sebelum menyampaikan khutbah idul adha. (An-Nawawi, Al-Majmu’). Wallahu a’lam.


Penulis: Alhafiz Kurniawan

READ  4 Zona Merah di Jateng Jadi Hijau - Aspiratif News

Editor: Abdullah Alawi

Bacaan Bilal pada Khutbah Idul Kurban – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *