Connect with us

News

Badan Bahasa Siapkan Rp 175 M untuk Cetak Buku Tingkatkan Literasi Anak Indonesia

Published

on

JAKARTA, ASPIRATIF.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) menyelenggarakan Kongres Bahasa Indonesia (KBI) XII di Jakarta pada 25-28 Oktober. Perhelatannya yang kedua belas ini, KBI mengusung tema “Literasi dalam Kebhinekaan untuk Kemajuan Bangsa”.

“Kami pilih tema literasi karena data terkait peta literasi bangsa Indonesia selalu menunjukkan titik bawah baik data nasional dan internasional,” tutur Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek Prof Endang Aminudin Aziz, MA, PhD.

Hal itu disampaikan Prof Aminudin dalam Taklimat Media KBI XII di The Sultan Hotel & Residence Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (25/10/2023).

Tingkat Literasi Anak Indonesia
Data yang disampaikan terkait tingkat literasi masyarakat Indonesia membuat lembaga termasuk Badan Bahasa kurang membahagiakan. Aminudin menyampaikan satu dari dua anak di Indonesia belum mencapai kemampuan literasi.

Advertisement

“Dua dari tiga anak kita juga belum mencapai kemampuan numerasi. Melalui kongres ini mudah-mudahan bisa dibahas apa yang akan dijadikan cara untuk menaikan tingkat kecakapan literasi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Anggaran untuk Tingkatkan Literasi Badan Bahasa Menurut Aminudin, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim adalah sosok yang tegas dalam hal peningkatan literasi masyarakat Indonesia.

Di tahun 2022, Badan Bahasa menyediakan anggaran hingga Rp 121 miliar untuk mencetak dan mengirim sebanyak 15,4 juta buku ke seluruh Indonesia.

“Ini baru untuk cetak dan distribusi buku, belum untuk anggaran pembinaan-pembinaan taman bacaan masyarakat (tbm), komunitas literasi, dan anggaran unit lain di Kemendikbudristek,” tuturnya.

Untuk itu, dengan tegas Aminudin ungkap anggaran literasi dari Kemendikbudristek untuk peningkatan literasi masyarakat Indonesia sangatlah besar.

Advertisement

Sedangkan untuk tahun 2024, Badan Bahasa telah menyiapkan Rp 175 miliar untuk proses cetak buku dan mengirimnya ke seluruh Indonesia.

See also  Kekurangan BBM di Gaza Jadi Faktor Kematian

“Pak menteri sangat gila dan memiliki perhatian untuk menyediakan anggaran literasi sebanyak-banyaknya. Karena kalau untuk meningkat literasi tapi tidak ada bacaannya ya bagaimana dan apa yang mau dibaca,” terangnya lebih lanjut.

Kini, Badan Bahasa fokus dalam peningkatan literasi siswa PAUD dan Sekolah Dasar (SD). Sehingga melalui Kongres Bahasa Indonesia XII pembahasan literasi yang mencakup lima pembahasan utama yakni Literasi di Era Digital, Bahan Ajar Literasi, Pengukuran Kecakapan Literasi dalam Bahasa Indonesia.

Selanjutnya ada Peran Masyarakat dalam Penguatan Literasi, dan Pemartabatan Bahasa Negara di Ruang Publik. Pembahasan ini akan dibahas melalui sidang kelompok pada tanggal 26-27 Oktober 2023.

Source & Dok: Detikcom

Advertisement

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *