f79845a6-5504-4cdd-9654-89444530f6c9_169.jpeg

Bahlil Cerita Awal Mula Warga ‘Desa Miliarder’ Borong Mobil

Diposting pada

Pertengahan Februari lalu, Indonesia dikejutkan dengan kabar warga di salah satu desa tiba-tiba membeli mobil. Banyak orang menyebutnya desa miliarder. Informasi ini juga viral di media sosial.

Selain membeli mobil, warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, juga berinvestasi langsung jemaah haji.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia juga menyebut virus yang membuat warga sebuah desa di Tuban, Jawa Timur, menjadi jutawan dan membeli mobil. Peristiwa itu terjadi setelah tanah mereka dibeli konsorsium Pertamina dan perusahaan migas Rusia, Rosneft, untuk proyek kilang.

Bahlil mengatakan, dirinya ditugasi menyelesaikan masalah pembebasan lahan milik warga lebih dari 800 hektare. Bahkan, ia bermalam di dalam mobil untuk mengiringi proses pembebasan lahan.

Apalagi nilai investasinya besar, lebih dari Rp 200 triliun. Proyek kilang Tuban yang sebelumnya masuk daftar investasi Rp 708 triliun terhenti akibat pembebasan lahan.

“Untuk urusan Rosneft di Tuban, Jawa Timur, saya tidur 2 malam di Avanza tanpa protokol,” kata Bahlil di Rapat Kerja Nasional HIPMI 2021, Sabtu (6/3/2021).

Baca Juga :  Jokowi Tak Balas Surat AHY, PDIP: Sangat Tepat!

“Investasinya sudah di atas Rp 200 triliun, sekarang izinnya sudah selesai, 4 tahun barangnya belum selesai, sekarang sudah rusak,” lanjut Bahlil.

Setelah urusan pembebasan lahan selesai, akhirnya muncul desa miliuner karena warga mendapat ganti rugi lahan dari Rp. 600.000 sampai Rp. 700.000 per meter persegi. Banyak warga kehilangan miliaran rupee.

“Makanya desa miliarder itu pergi. Tanah untuk mengimbangi keuntungan itu milik usaha Rosneft. Jadi kami beli 1 meter tanah seharga Rp 600 ribu dan Rp 700 ribu. Saya suruh mereka buka, mereka konsumsi ratusan miliar jadi semua desa kaya, ”kata Bahlil.

Sebagai informasi, proyek kilang Tuban sebelumnya sudah masuk dalam daftar investasi Rp 708 triliun yang sempat diblokir akibat pembebasan lahan. Nilai investasinya Rp 211,9 triliun dengan luas area 841 hektare yang sudah dibuka.[detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *