5851c01f-9072-4994-8dfc-b14d1cec701a_169.jpeg

Bambang Brodjonegoro Sedih Jadi Menristek Terakhir

Diposting pada
5851c01f 9072 4994 8dfc b14d1cec701a 169 Bambang Brodjonegoro sedih menjadi menteri riset dan teknologi terakhir

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) atau Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan perasaannya menjadi menteri terakhir riset dan teknologi akibat penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Kementerian Riset dan Teknologi mendapat persetujuan dari parlemen Indonesia. Bambang mengaku sedih karena kementerian yang dipimpinnya tidak lagi independen seperti dulu.

“Secara pribadi saya juga merasa tidak enak, saya sedih karena ya, bisa dibilang saya menteri ristek terakhir karena Ristek bukan lagi kementerian independen seperti dulu,” kata Bambang dalam sebuah diskusi. Minggu Virtual (4/11/2021).

Bambang menjelaskan, pihaknya belum mengetahui seperti apa format BRIN ke depan, termasuk terkait keberadaan lembaga pemerintah non kementerian (LPNK). Dia meminta semua pihak menunggu kelanjutan merger ini.

“Ya, sayangnya ini keputusan yang sudah dibuat dan saya tidak tahu persis detail yang akan terjadi dan saya tidak tahu format Badan Penelitian dan Pengembangan Nasional (BRIN) seperti apa. Apa yang akan terjadi pada LPNK Sulit ditebak ya., Karena menurut versi saya LPNK masih eksis sebagai lembaga, hanya saja statusnya sudah berubah dari LPNK birokrasi menjadi lembaga penelitian non birokrasi, tapi tetap menyandang namanya tapi ada versinya yang ingin semuanya terintegrasi ke dalam BRIN ini, tentu kita masih harus menunggu bagaimana perkembangannya nanti, ”tandasnya.

Baca Juga :  Tolak Pakai Perahu Karet, Risma yang Bersepatu Bot Pink Pilih Jalan Temui Korban Banjir Demak

Diketahui, usulan penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Riset dan Teknologi mendapat persetujuan DPR RI dalam penutupan rapat paripurna Sidang IV Tahun 2020-2021. Bambang Brodjonegoro menanggapi hal itu.

Saat peresmian Science Techno Park Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan, Bambang mengatakan bisnisnya hari itu merupakan kunjungan kerja terakhirnya sebagai menteri riset dan teknologi.

Kunjungan regional saya yang pertama sebagai Menristek ke Unhas, kunjungan regional itu. Saat itu saya membuka pertemuan joint research group antara Indonesia dan Perancis dengan didampingi oleh Rektor, dan hari ini bisa menjadi kunjungan terakhir ke daerah tersebut. sebagai Menteri Riset dan Teknologi, ”kata Bambang saat peresmian Science Techno Park Universitas Hasanuddin, Jumat (9/4).

Ia mengatakan, dalam rapat paripurna RI DPR, tidak akan ada lagi Kemenristek (Kemenristek).

“Karena sesuai hasil rapat paripurna DPR, Kemenristek akan digabung dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jadi artinya sudah tidak ada lagi Kemenristeks dan tidak ada lagi kunjungan ke daerah oleh Menteri … Ristek. Di mana-mana, “kata Bambang.

Baca Juga :  Sindir Said Didu, Warganet: Kenapa BUMN Buang Vaksin ke Tong Sampah?

Bambang adalah Menteri Riset dan Teknologi / Kepala Badan Riset dan Teknologi Nasional sejak 20 Oktober 2019. Sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas dari 27 Juli 2016 hingga 20 Oktober 2019. Dia juga pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan. untuk periode 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016. Oleh karena itu, tiga kali kantor Bambang berganti pada masa pemerintahan Jokowi. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *