Bangkitkan Wawasan Kebangsaan, Sikat Habis Radikalisme

Bangkitkan Wawasan Kebangsaan, Sikat Habis Radikalisme

Diposting pada

Sikat Habis Radikalisme dengan Membangkitkan Wawasan Kebangsaan Semua Warga Indonesia

Deradikalisasi sebaiknya tidak Dilakukan dengan aksi anarkis. Menumbuhkan kesadaran dengan wawasan kebangsaan serta servis publik yang baik akan dapat jadi perekat bangsa sehingga dapat menangkal radikalisme.

Kita mesti terus mewaspadai ancaman radikalisasi kepada nilai-nilai kebangsaan Indonesia. Kita juga Penting menyadari makna ancaman sudah berubah, bukan lagi cuma terbatas ancaman perang fisik ataupun antarnegara. Kompleksnya permasalahan sosial seringkali dapat mengendorkan antusiasme kebangsaan, padahal hal inilah yang semenjak zaman Budi Utomo dibangkitkan dan jadi perekat bangsa Indonesia.

Karena itu, amat urgen untuk senantiasa berusaha menjaga antusiasme kebangsaan. Kita mesti lestarikan imaji sebagai bangsa dan tidak mau imaji-imaji sempit yang menaruh bangsa selaku ummat, bukan selaku rakyat. Kita makin jarang menyebut kata rakyat akhir-akhir ini dan makin sering menyebut kata Ummat yang terkesn tunggal, padahal rakyat kita mejemuk.

Bagian faktor perekat bangsa ialah Fasilitas publik yang memadai. Kian baik Fasilitas publik dan makin banyak orang yang menggunakannya, makin terbangun rasa senasib. Sekat-sekat pupus dan seluruh pihak dipertemukan selaku 1 bangsa.

Baca Juga :  Pentolan KAMI Ahmad Yani Hari Ini Dipanggil Bareskrim Polri

Pada era sekarang ini ada sindiran yang populer, “orang miskin tidak boleh sakit, dan pendidikan terbagi 2 antara pendidikan yang baik dan yang murah.” Sindiran ini mesti dijawab dengan usaha perbaikan untuk peningkatan kualitas hidup rakyat yang akan berimbas secara otomatis kepada deradikalisasi.

Usaha perbaikan kuwalitas hidup rakyat Penting dikerjakan agar generasi muda kita mempunyai “zat imunisasi” untuk membendung serbuan paham-paham radikal yang punya target memecah belah persatuan dan menggerus kebangsaan Indonesia.

Dalam kondisi warga yang mulai terkikis rasa brothership dan persatuan ini, antusiasme cinta tanah air mesti terus ditumbuhkan ke generasi muda. Ini penting agar mereka tidak terpengaruh infiltrasi paham-paham radikal yang menggerus keindonesiaan anak bangsa.

Betapa bahayanya ancaman paham radikal. Pemahaman yang memicu anti-Pancasila, intoleransi, anti-NKRI dan paham takfiri atau suka mengafir-kafirkan sesama muslim yang bukan kelompoknya. Paham radikal terus berkembang mempergunakan bermacam Peluang untuk menyebarkan propaganda, khususnya melalui media sosial.

Mari kita isi kehidupan ini dengan kebaikan. Mari kita bersama-sama rapatkan barisan. Mari kita bersama-sama membangun bangsa agar tidak ada lagi tempat bagi radikalisme.

Baca Juga :  Di Ambang HUT RI Ke-75, Densus 88 Bekuk 15 Terduka Teroris JAD di Jakarta dan Bekasi

Bangkitkan Wawasan Kebangsaan, Sikat Habis Radikalisme

Bangkitkan Wawasan Kebangsaan, Sikat Habis Radikalisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *