Juli 9, 2020

ASPIRATIF

Aspiratif Situs Web Berbagi Aspirasi dan Berita Indonesia Terkini, Update Setiap Hari ….

Banser di Jombang Dibekali seputar Deteksi Dini Kesehatan Jiwa – Aspiratif News

14 Views
Read Time:2 Minute, 22 Second

Banser di Jombang Dibekali seputar Deteksi Dini Kesehatan Jiwa – Aspiratif News

Jombang, NU Online

Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur berusaha menaikkan kualitas khidmahnya ke masarakat dalam aspek pemberian servis kesehatan.


Seperti ini ini tampak pada pelatihan seputar kesehatan jiwa yang dihelat oleh Badan Servis Umum Daerah (BLUD) Wilayah Kerja Puskesmas Mojowarno. Diikuti oleh 33 peserta dari 3 unsur, yaitu kader Posyandu, perangkat desa, dan anggota Banser.


Peserta tersebut berasal dari 11 desa di bawah wilayah kerja Puskesmas Mojowarno. Ialah Selorejo, Menganto, Gedangan, Gondek, Kedungpari, Mojowarno, Mojowangi, Mojojejer, Catak Gayam, Sidokerto, dan Sukomulyo. Masing-masing desa tersebut mengirimkan 3 kader. 


Wakil Ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Mojowarno, Fahmi menerangkan, pelatihan kesehatan jiwa dengan menggandeng Banser amat jarang dijumpai. Bahkan di Jombang sendiri baru ada di Kecamatan Mojowarno. Karenanya, peserta khususnya dari anggota Ansor-Banser mesti mempergunakan Kesempatan tersebut dengan sebaik mungkin.


“Ialah sebuah kebanggaan karena ke-1 kali dan satu-satunya di Kabupaten Jombang pelatihan dari Puskesmas yang melibatkan Ansor atau Banser,” jelasnya, Selasa (30/6).


Aktifitas berlangsung selama 2 hari, dari Senin sampai Selasa (29-30/6) di gedung serbaguna Desa Mojojejer, Mojowarno. Diinginkan jadi ghirah tersendiri bagi Ansor-Banser dalam menaikkan kualitas pengabdiannya untuk masarakat. 


“keinginan besar bagi semua kader yang terlibat pembinaan ini dapat berperan aktif dan bersinergi di desa masing-masing untuk menggelar Posyandu Jiwa,” ingin Fahmi.


Untuk planning tindak lanjutnya (RTL), peserta pembinaan kesehatan jiwa akan menggelar aktifitas Posyandu Jiwa di tingkat kecamatan tiap-tiap bulan, sembari menunggu Kemajuan Pandemi Covid-19.


Secara terpisah Syahrul Munir, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Mojowarno menerangkan, aktifitas tersebut untuk menaikkan kesanggupan Banser di bermacam lini kehidupan. menurutnya, Banser mempunyai aktivitas yang cukup padat dalam hal khidmah ke masarakat. Untuk itu mesti diimbangi dengan bermacam kecakapan-kecakapan.


“Banser itu satuan spesial yang mesti bergerak dan menggerakkan, termasuk di bidang kesehatan,” ungkapnya.


Lebih detail ia menerangkan, Banser memperoleh kepercayaan untuk dilatih jadi tenaga relawan di bidang kesehatan jiwa. Hal ini sesuai dengan niat awal GP Ansor Mojowarno untuk membentuk Banser Husada (Kesehatan) di tahun 2020, sesudah terbentuknya satuan spesial Banser tanggap bencana (Bagana) di tahun 2019, juga Banser lalu lintas (Balantas) ditahun 2018.


“Mudah-mudahan dengan pelatihan awal ini jadi cepat terbentuk jiwa relawan sejati yang spesial menangani kesehatan,” pungkas Syahrul Munir.


Hadir sebagai narasumber pada hari ke-1 ialah dr Wardah, dr Yuli dari Puskesmas, dan Juremi dari TKSK Kecamatan Mojowarno. Adapun untuk hari ke-2 dr Yuni sebagai Psikolog dan dr Sulton dari Unit Kesehatan Jiwa Puskesmas Mojowarno. Pada Kesempatan ini juga ditunaikan aktifitas praktik lapangan sehingga memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam mengaplikasikan materi-materi yang sudah diperoleh selama pelatihan.


Kontributor: Syaihul Alim

Editor: Syamsul Arifin

Banser di Jombang Dibekali seputar Deteksi Dini Kesehatan Jiwa – Aspiratif News

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %