Bantah-Isu-Kutukan-Firaun-Menteri-Mesir-Nyatakan-Firaun-Meninggalkan-Berkah.jpg

Bantah Isu “Kutukan Fir’aun”, Menteri Mesir Nyatakan Fir’aun Meninggalkan Berkah Besar

Diposting pada

Kairo, Warta Batavia – Menteri Pariwisata Mesir Khalid Al-Anani mengomentari “kutukan para Firaun” – rumor bahwa serentetan bencana baru-baru ini di Mesir disebabkan oleh kutukan para Firaun.

Dikutip RT, Rabu (31/3), kata Al-Anani kepada surat kabar Mesir Al-Youm Al-Sabea dia menyatakan “iman dalam berkah para Firaun dan pada kebaikan yang telah datang kepada kita dari mereka selama ratusan tahun dan akan kembali kepada kita di masa depan”.

Mesir baru-baru ini dilanda serangkaian peristiwa bencana yang dimulai dengan blokade Terusan Suez dari lipatan kapal raksasa Ever Given, disusul kecelakaan kereta api di kota Sohag, kebakaran di stasiun kereta api di kota La Zagazig. , runtuhnya gedung 10 lantai di jembatan Suez dan runtuhnya pilar beton besar dalam pembangunan jembatan di Mariotia.

Oleh karena itu, beberapa netizen di Mesir memperdagangkan segalanya dengan kutukan para Fir’aun, sehingga kontroversi mengenai hal ini pun marak. Mereka juga mengenang peristiwa tewasnya sejumlah ilmuwan setelah pembongkaran makam firaun.

Baca Juga :  Bertolak ke Jatim, Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi hingga Resmikan SPAM Umbulan

Isu kutukan sendiri meletus sehubungan dengan prosesi pemindahan 22 anggota mumi kerajaan Mesir kuno dari Royal Museum di Tahrir Square ke National Museum of Civilization di Fustat.

Al-Anani berkata: “Saya tidak percaya pada kutukan Firaun. Saya telah bekerja sepanjang karir saya di bidang arkeologi, antara makam dan bahtera, dan Firaun adalah orang-orang yang mengangkat kepala mereka di antara bangsa-bangsa di dunia, karena kita terhubung dengan peradaban terbesar dalam sejarah ”.

Dia menambahkan: “Saya ingin berterima kasih kepada para leluhur yang telah membantu Mesir sejauh ini. Merekalah yang menjadi faktor dalam pariwisata Mesir. Ketika Anda berkata kepada seseorang di dunia ini “Saya orang Mesir”, mereka akan berkata “apakah Anda pernah melihat Hatshepsut, melihat piramida?” Tuhan kita telah melestarikan berkat para Firaun untuk kita dan Mesir. ”

Ia lantas berpesan kepada masyarakat agar bangga bisa terhubung dengan peradaban besar dan istimewa dengan segala warisannya yang luar biasa dan terkenal di dunia.

Arkeolog Mesir Zahi Hawass memperkirakan bahwa pemindahan mumi tersebut, yang memakan waktu 40 menit, adalah publisitas terbesar di Mesir, yang dibanggakan oleh “nenek moyang Far’aun kita”.

Baca Juga :  Biadab! Dituduh Merusak Baliho Rizieq, Mantan Kadis Tewas Dianiaya 7 Orang FPI

Dia membantah masalah kutukan yang saat ini sedang populer di kalangan netizen Mesir. Ia menyebutnya “khurafat” dan menjelaskan bahwa beberapa ilmuwan yang meninggal di masa lalu setelah membongkar makam peninggalan Fir’aun itu karena ada kuman beracun di ruangan yang ditempati beberapa mumi tersebut.

Menurutnya, jenazah para firaun dimumikan sekitar 3 ribu tahun lalu, kemudian dirawat dengan baik saat kuburan dibuka.

Dia mengatakan seluruh dunia memandang Mesir dengan sangat hormat mengenai prosesi tersebut dan menganggap peristiwa bersejarah ini “mengguncang seluruh dunia”. (mm / rt / almasryalyoum)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *