Dibuang Ibu Kandung, Kaki dan Tangan Bayi Mungil Digigit Semut

Banyak Utang, 2 Napi yang Kabur Menyerahkan Dori

Aspitaif News -, 2 orang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Baubau, Sulawesi Tenggara, menyerahkan diri di Kota Kendari, Jumat (23/8) kisaran pukul 17.00 WITA .

Kepala Lapas Kelas IIA Baubau, Wahyu Prasetyo, menjelaskan, ke-2 napi itu ialah Ahmad Kamaruddin (30) dan Abdul Aziz (29).

“Keduanya, kabur dari lapas pada Rabu (21/8) kisaran pukul 02.30 WITA,” kata Wahyu, Minggu (25/8/2109).

Menurut Wahyu, keduanya secara sukarela menyerahkan diri dengan syarat di Kendari dan minta dijemput di 1 tempat di sana.

baca juga:

seusai ke-2 narapidana tersebut diamankan, kata dia, pihaknya langsung memindahkan atau mutasikan ke Lapas Kendari.

Ia menjelaskan, penduduk binaan Ahmad Kamaruddin atau Aco terpidana penipuan yang divonis 3 tahun telah menjalani hukuman kisaran setahun lebih dan kisaran 4 bulan ke depan telah dapat memperoleh pembebasan bersyarat.

Adapun Abdul Aziz terpidana penggelapan bila mau bersabar, maka kisaran 2 bulan lagi telah dapat memperoleh program cuti bersyarat.

“Sebab menyelamatkan diri Adalah suatu pelanggaran tata tertib tingkat berat jadi ada sanksinya. Yang terang akan masuk ke register pelanggaran tata tertib, lantas juga akan dicabut hak-haknya,” tandasnya.

Argumentasi ke-2 napi menyelamatkan diri, menurutnya, sebab masalah hutang dengan sesama narapidana sehingga kemungkinan ada ketakutan.

Wahyu menerangkan, ke-2 napi tersebut kabur dengan cara memanjat pos 1 mempergunakan sokongan kabel penangkal petir, lalu turun mempergunakan kain selimut. “Sebab posnya telah tidak memenuhi syarat, posnya amat rendah. Makanya amat mudah,” katanya.

seusai sukses keluar, tambah dia, lantas keduanya hendak kabur dari Baubau dengan menyeberang ke Tolandona Buton Tengah, seterusnya ke Muna Barat sampai menyeberang ke Kendari.

Dikatakannya, walaupun ke-2 napi telah kembali diamankan, tapi tetap akan ada sanksi kepada petugas sebab ada unsur kelalaian sehingga penduduk binaan dapat menyelamatkan diri.

“Makanya akan ada proses untuk kita periksa dan tentu akan jadi bahan evaluasi sistem pengamanan dari Lapas Baubau sendiri,” seperti ini Wahyu. []

Banyak Utang, Dua Napi yang Kabur Menyerahkan Dori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *