FPI-a.jpeg

Bareskrim Dalami Unsur Pidana 92 Rekening FPI

Diposting pada

Bareskrim Dalami Unsur Pidana 92 Rekening FPI

Bareskrim Polri dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah melakukan rapat koordinasi dalam rangka menyamakan persepsi tentang laporan hasil analisis PPATK terkait 92 pemblokiran rekening Front Pembela Islam (FPI) beserta aliansi.

Bareskrim juga mengajak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, terkait dengan adanya dugaan melawan hukum aktivitas rekening milik FPI.

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan saat ini penyidik masih mendalami hasil analisis PPATK apakah memenuhi unsur pidana apakah tidak.

“Terkait 92 rekening FPI yang terdapat di 18 bank di Indonesia. Saat ini penyidik masih mendalami hasil analisis PPATK apakah memenuhi unsur pidana apakah tidak,” kata Ahmad di Mabes Polri, Rabu (3/2/2021).

Sebelumnya, Polri gelar perkara terkait dengan rekening milik Front Pembela Islam (FPI) yang dibekukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Hasilnya, 92 rekening yang dianalisis PPATK itu terdapat di 18 bank yang ada di Indonesia. Namun, Polisi enggan menyebut berapa jumlah uang yang ada di puluhan rekening tersebut.

Baca Juga :  Ditunjuk Jadi Menag, Gus Yaqut: Agama Sebisa Mungkin Tak Lagi Dijadikan Alat Politik

(Warta Batavia)

Bareskrim Dalami Unsur Pidana 92 Rekening FPI

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *