Bekal Berdebat Masalah Khilafah dengan Orang NU Penyokong HTI

Bekal-Berdebat-Soal-Khilafah-dengan-Orang-NU-Pendukung-HTI.jpg
Views: 581
Read Time:2 Minute, 33 Second

Bekal Berdebat Masalah Khilafah dengan Orang NU Penyokong HTI

12 Views


Read Time:2 Minute, 23 Second

Bekal Berdebat Masalah Khilafah dengan Orang NU Penyokong HTI

Adakah orang yang merasa dirinya orang NU tapi jadi penyokong HTI? Tentunya ada walaupun sedikit. Mereka ialah korban propaganda khilafah yang disebarkan aktifis HTI, baik propaganda via medsos maupun mereka Hadir dari pintu ke pintu.

Para pengasong khilafah ala HTI kapan pun dan di mana pun Ada senantiasa teriak-teriak menjelek-jelekkan demokrasi Pancasila selaku sistem thogut di negara Indonesia.

Mereka berceloteh demokrasi sistem kufur lah, buatan kafir lah, ciptaan Plato lah dan fitnah-fitnah lainnya.

Keinginannya yang menggebu cepat mengganti NKRI Berdasar Pancasila dengan sistem khilafah ala HTI. Padahal hakikatnya ialah khilafah modifikasi belaka oleh pendiri Hizbut tahrir Taqiyuddin An-Nabhani.

Bekal Berdebat Soal Khilafah dengan Orang NU Pendukung HTI.

Waktu berdebat soal khilafah dengan orang-orang NU yang menyokong HTI, setidaknya ada 2 pertanyaan yang akan buat mereka terdiam, yaitu:

  1. Kalau demokrasi sistem kufur, kenapa Hadratussyeikh KH Hasyim Asy’ari pendiri NU mengijinkan Indonesia pakai demokrasi?
READ  Ustadz Evie Effendi Banyak Salah dalam Membaca Al-Qur'an

Padahal beliau itu memperoleh sanad dan ijazah langsung shahih bukhari muslim dan hafal kitab hadits kutubussittah.

Artinya kealiman beliau tidak Penting ditanyakan lagi.

Kalau demokrasi kufur, demokrasi itu merusak aqidah misalnya, harusnya beliau mencegah Indonesia yg dijuluki negeri para wali ini mengambil demokrasi untuk dijadikan sistem negara.

Kalau benar, demokrasi kufur dan mengkufurkan ummat Islam Indonesia maka Hadratussyeikh KH Hasyim Asy’ari pastinya memperoleh dosa jariyah, sebab membiarkan sistem kufur diterapkan di Indonesia.

Faktanya, beliau mengizinkan demokrasi Pancasila. Artinya demokrasi Pancasila bukan sistem kufur. Bukankah begitu?

  1. Kalau benar demokrasi Pancasila sistem kufur, maka seluruh bermacam-macam transaksi yang kita lakukan di Indonesia tidak sah.

Pernikahan tidak sah, sebab dikerjakan di negara yang sistemnya kufur.
Kalau pernikahan tidak sah maka hubungan suami istri juga tidak sah, artinya zina.
Kalau hubungan badan tidak sah maka status anaknya jadi anak hasil zina, atau sering disebut anak haram.

Pertanyaannya berapa banyak anak hasil zina di Indonesia dari tahun 1945 sampai 2020 ini cuma sebab Indonesia pakai sistem NKRI bukan sistem khilafah?

READ  Penjelasan Wapres KH Ma'ruf Amin Masalah Larangan Paham Khilafah di Indonesia

Apakah percaya orang-orang HTI yang mengkafirkan sistem di NKRI dulu orang tuanya nikah di negara Khilafah Islamiyah?

Siapkah orang-orang HTI kalau tidak ingin dikatakan berzina sebab nikah di negeri demokrasi maka nikahnya di negeri yang menjalankan khilafah? Negara khilafah zaman now sekarang ialah khilafah ISIS. Maka ke sanalah anda nikah agar jadi perkawinan yang sah.

Siapkah wahai para member HTI, Anda semua nikah di negara khilafah ISIS?

Menurut orang-orang HTI jual beli perdagangan tidak sah, sebab mata uang itu ada simbol Garuda Pancasilanya. Garuda itu kata orang-orang HTI berhala gepeng.

Artinya segala jual beli perdagangan yang dikerjakan di Indonesia tidak sah. Kalau tidak sah maka hukumnya sama dengan barang hasil curian, artinya barang haram. Seperti itukah?

Bagaimana Anda semua masih betah hidup di Indonesia? Kenapa Anda semua tidak secepatnya hijrah ke nagara khilafah ISIS? Boro-boro punya nyali ke negara khilafah ISIS, bahkan yang telah Ada di sana ingin dijemput pulang ke Indonesia!

READ  Eks PM Irak Menyebut Kemenangan atas ISIS Bukan sebab Sokongan AS, tapi sebab Sokongan Iran

Kalau masih merasa punya otak, mari berpikir dengan tertib, saudaraku.

Bekal Berdebat Soal Khilafah dengan Orang NU Pendukung HTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *