Bentengi Jiwa Anak Bangsa dengan Nilai-nilai Pancasila, Tangkal Ancaman Provokasi Radikalisme

Bentengi Jiwa Anak Bangsa dengan Pancasila, Tangkal Provokasi Radikalisme

Diposting pada

Bentengi Jiwa Anak Bangsa dengan Nilai-nilai Pancasila, Tangkal Ancaman Provokasi Radikalisme

Maraknya penyebaran paham radikal yang menyasar anak-anak milenial, menyebabkan kecintaan mereka untuk NKRI makin terkikis, sementara kekerasan dan aksi anarkis kian mudah tersulut oleh panasnya provokasi radikalisme.

Oleh sebab itulah Penting adanya usaha terus menerus aktualisasi Pancasila selaku benteng radikalisme di kalangan milenial, terkhusus di lingkungan Perguruan Tinggi untuk menangkal virus radikalisme agar tidak berkembang jadi pandemi radikalisme.

Sekarang ini ada perkembangan situasi yang membahayakan keutuhan NKRI dengan maraknya kekerasan dan tindakan anarkis akibat terprovokasi radikalisme. Maka cara yang efektif untuk menangkal ancaman itu Penting ditanamkan ideologi Pancasila di dada anak-anak bangsa. Nilai-nilai luhur Pancasila akan jadi charger yang memperkuat kecintaan untuk NKRI.

Ketua Badan Pengkajian Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Letjen TNI (Purn) Slamet Supriadi pernah memberikan jalan keluar terkait cara menangkal wabah virus radikalisme di kalangan anak-nak milenial.

Menurut dia, ada beberapa langkah yang dapat dilaksanakan untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dari wabah virus radikalisme, yaitu:

  • Ke-1, reaktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam hidup berbangsa bernegara.
  • Ke-2, ketahanan nasional di seluruh bidang.
  • Ketiga, persatuan dan kesatuan bangsa yang Disokong TNI-Polri, serta ulama, publik figur agama dan publik figur masarakat.
  • Ke-4, pembangunan nasional berwawasan nusantara.
  • Kelima, mewujudkan stabilitas nasional mantap dan dinamis, terkendali dengan tetap mendukung demokrasi.
  • Keenam, revisi seluruh UU yang bertentangan dengan UUD 1945.
  • Ketujuh, standar moral penyelenggara negara yang bebas KKN.
  • Kedelapan, adanya Early Warning System untuk mitigasi bagi masarakat.
Baca Juga :  Moeldoko Soal Polemik UU Cipta Kerja: “Mau Diajak Bahagia Saja Susah Amat”

Radikalisme dan terorisme di kalangan anak-anak bangsa kita berawal dari pola pikir. Pancasila mesti jadi benteng utama dalam pola pikir, sikap, dan tindakan sehari-hari.

Kita mesti merawat dan memperkuat kecintaan untuk NKRI di kalngan anak-anak milenial. Pemerintah bersama-sama seluruh komponen masarakat sudah semestinya bertanggung jawab untuk mencegah mewabahnya virus radikalisme dengan terus menerus menanmkan nilai-nilai Pancasila di kalangan anak-anak bansa. (ar/aspiratif)

Sumber: Ummatina

Bentengi Jiwa Anak Bangsa dengan Pancasila, Tangkal Provokasi Radikalisme

Bentengi Jiwa Anak Bangsa dengan Pancasila, Tangkal Provokasi Radikalisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *