Berjumpa di Istana Bogor, Presiden-MPR Membicarakan RUU HIP – Aspiratif News

Views: 1287
Read Time:2 Minute, 4 Second

Berjumpa di Istana Bogor, Presiden-MPR Membicarakan RUU HIP – Aspiratif News

Sumber: Detik

Aspiratif News — Presiden Joko Widodo dan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) berjumpa di Istana Kepresidenan Bogor membicarakan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Dalam perjumpaan itu, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Adapun pimpinan MPR yang Hadir ialah Ketua MPR Bambang Soesatyo beserta para Wakil Ketua MPR, yaitu Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, Syarief Hasan, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Arsul Sani dan Fadel Muhammad.

“Kami bicara Kemajuan kekinian yang hangat dibicarakan di tengah-tengah penduduk, yang jadi diskursus penduduk, misalnya tadi kami sempat Menyenggol soal RUU HIP,” kata Ketua MPR Bambang Soesatyo di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (8/7).

Dan ia pun lalu menanyakan posisi pemerintah dan secara tegas presiden menyampaikan bahwa sampai waktu ini pemerintah masih melakukan kajian berdasar masukan-masukan penduduk dan meminta Pak Menko Polhukam untuk melaksanakan hal itu.

menurutnya, Presiden Jokowi ingin Badan Pembinaan Ideologi Pancasila mempunyai payung hukum undang-undang.

“Dan saya kira sejalan yang disampaikan oleh PBNU pada kami, tapi karena ini ialah sepenuhnya domain pemerintah dan DPR, maka MPR tidak masuk ke wilayah itu, tapi kami cuma menguping masukan aspirasi penduduk, yang tadi presiden juga menyampaikan hal yang sama,” ungkap Bambang.

walaupun MPR tidak ikut dalam pembahasan rancangan UU, tetapi MPR menurut Bambang tetap memberikan penjelasan untuk rakyat.

“Karena tugas MPR seharusnya jadi mesin pendingin, yang mendinginkan situasi, menjaga situasi politik tetap kondusif di tengah situasi yang tidak normal ini. Kami setuju mengawal rakyat, mengawal pemerintahan yang membela sepenuhnya kepentingan rakyat, keamanan rakyat sampai kapan pun,” jelas Bambang.

Baca juga: MPR Nilai Ada 4 Poin Utama Hadapi New Normal

Kecuali RUU HIP, mereka juga membicarakan sidang tahunan. Pimpinan MPR menyebut Jokowi akan Hadir secara fisik.

“Sebagaimana diketahui, kebiasaan kita tanggal 16 Agustus, tetapi karena tanggal 16 jatuh pada hari Minggu, maka majukan pada hari Jumat tanggal 14 Agustus. Dan Alhamdulillah Pak Presiden Mempublikasikan akan Hadir secara fisik dalam sidang tahunan yang kami selenggarakan,” ujar Bambang. (Ay/Antara/Detik)


Berjumpa di Istana Bogor, Presiden-MPR Membahas RUU HIP – Aspiratif News

READ  Narkosun Ungkit Narasi-Narasi Positif Masalah Habib Riziq yang Dianggap Dusta Belaka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *