bobby-nasution-memimpin-normalisasi-parit-di-medan-demi-mencegah-banjir-6.jpeg

Bobby Beraksi Lagi, Kali Ini Pimpin Normalisasi Parit Cegah Banjir di Medan

Diposting pada

Walikota Medan Bobby Nasution kembali beraksi. Kali ini, Bobby mengajak anak buahnya membersihkan lumpur dan puing-puing dari parit di kawasan Medan Timur untuk mencegah banjir.

Pantauan detikcom, Sabtu (13/3/2021), Bobby awalnya mengamati sejumlah petugas yang membersihkan parit di Desa Pulo Brayan Darat, Medan Timur. Parit ini berbatasan dengan Desa Tanjung Mulia, Medan Deli.

Bobby datang bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Medan, Wakil Pembantu Pemerintah, Camat Medan Bagian Timur. Kemudian mereka berjalan di sepanjang kanal.

Petugas terlihat mengangkat sampah dan lumpur ke dalam parit. Ada juga alat berat yang melakukan pengerukan.

Setelah itu, Bobby pindah ke selokan busuk di Jalan Bilal Ujung. Bobby memeriksa dan meminta sampah dan lumpur segera dibersihkan di selokan yang berbatasan dengan Kabupaten Medan Tembung.

“Kanal kita mengarah ke Sungai Sulang Saling yang masih memiliki titik sedimentasi yang sangat tinggi dan sebenarnya belum terlalu lama, sekitar 1 atau 2 tahun yang lalu, jadi sentimennya terus meningkat. Meski kedalaman alirannya mencapai 3 meter. Tapi sekarang hanya sekitar 1 meter yang bisa menampung air. Kami akan membersihkannya lagi, ”kata Bobby.

Baca Juga :  Isu Reshuffle Menguat, Jokowi-Ma’ruf Amin Rapat Intensif Berdua Hari Ini

Bobby pun meminta agar bangunan ruko dipindahkan ke atas parit. Bobby mengatakan, Pemprov Medan akan membebaskan lahan di sekitar parit agar alat berat bisa masuk untuk normalisasi.

“Bangunannya di atas selokan, ruko milik ibu dengan camat sudah koordinasi dan ingin dipindahkan, tapi kami harus membersihkan lahan yang berdekatan untuk masuk ke alat berat dulu karena kami masih punya potensi. Selesai 2, 5km itu mungkin perlu dibuang. Mereka sudah keluar. Supaya enak, nanti kita normalkan, “kata Bobby.

Bobby bertujuan menuntaskan normalisasi parit di Medan sebelum musim hujan tiba. Dia mengatakan, normalisasi parit diperlukan agar Medan bebas banjir.

Kedalamannya sampai 3 meter, kalau selanjutnya terus menerus. Ini saat kita masih kemarau, tingkat intensitas hujan masih rendah, saatnya bersih sekarang, agar tidak ramai saat kita bersihkan. kalau banjir pasti salah, ”kata Bobby. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *