499b71aa-f7fe-45f9-bc6a-53f68f54969e_169.jpeg

Bocoran Desain Ibu Kota Baru yang Mau Dibangun

Diposting pada

Istana presiden di ibu kota baru akan dibangun tahun ini. Rencana tersebut diungkapkan Menteri / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Ibukota baru (IKN) terletak di Kalimantan Timur (Kaltim).

Dia juga mengatakan pada 2024, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus di ibu kota negara baru. Akan seperti apa ibu kota baru itu?

Terlihat bahwa desain Nagara Rimba Nusa memenangkan lomba desain ibu kota baru. Ini adalah karya Urban +.

“Dibutuhkan banyak tenaga ahli, ada 10 orang, kami bagian dari tim kami dari kantor kami, Urban +, lalu ada juga teman-teman, mereka bekerja di luar negeri, mereka meminta bantuan dari teman-teman asing yang juga hadir, Hong Kong, Singapura ., Malaysia, “katanya. Funder Urban + Sibarani Sofian di Kementerian PUPR pada 23 Desember 2019.

Ide dari seluruh anggota digabungkan untuk menghasilkan sebuah desain dari IKN. Awalnya ada tiga lokasi yang menjadi acuan desain ibu kota baru. Jadi ada tiga konsep dan tiga posisi. Pada akhirnya diputuskan siapa yang akan berada di Sepaku.

Baca Juga :  Jokowi Teken Perpres Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Pertahanan Negara

Ia menjelaskan, bagian paling kompleks dari proyek ibu kota baru adalah tingkat pengawasan, mengingat letak geografis yang sulit.

“Kami menyadari bahwa kami mendekati tepi air, peka terhadap lingkungan, karena kami dapat menemukan keseimbangan antara pembangunan manusia dan alam,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa konsep yang ingin dibawanya adalah disandingkan antara manusia dengan alam, yang satu tidak mengontrol yang lain. Intinya, jangan sampai manusia di ibu kota baru mengorbankan alam.

“Bagaimana kita menciptakan sistem perkotaan yang terinspirasi atau belajar dari alam, yang disebut dengan bio mimikri. Bio mimikri ini harus menyesuaikan bagaimana hutan berperilaku dengan kota atau pembangunan, misalnya,” ucapnya.

“Bagaimana tidak menghalangi aliran angin, bagaimana tidak mengambil terlalu banyak air dari alam, tapi dari bumi yang kita ambil secara alami,” lanjutnya.

Sebagai ibu kota negara, harus ada gedung untuk badan eksekutif, dalam hal ini pemerintah, ada gedung untuk Mahkamah Agung, di gedung MPR / DPR.

Dalam konsep Nagara Rimba Nusa juga terdapat Bhinneka Tunggal Ika Plaza dan Danau Pancasila. Lalu ada area diplomatik, bisnis dan komersial, permukiman.

Baca Juga :  Serdadu Belanda Bongkar Pembunuhan Disengaja atas Warga Sipil Afghanistan

Filosofi Pancasila juga diterapkan pada gedung baru di ibu kota. Sila pertama tercermin di Kompleks Keagamaan Nasional, Sila kedua di Museum Peradaban Indonesia, Sila ketiga di Monumen Persatuan Bangsa-Bangsa Indonesia, Sila keempat di Plaza Demokrasi dan Sila kelima di pasar transit dan umum.

Secara alami IKN dilengkapi dengan taman kota, jalur pejalan kaki dan sepeda, serta angkutan umum yang ramah lingkungan.

Berdasarkan desain pemenang kompetisi, ibu kota baru ini juga dikelilingi oleh hutan lindung, hutan restorasi, hutan mangrove, hutan biomassa, hutan alga dan kebun raya.

Ada juga kota teknologi, kota kreativitas dan inovasi, kota olah raga, kota pendidikan dan kota penelitian media dan kesehatan.

Secara umum, ada hal-hal seperti Aerotropolis, Kota Penelitian Hutan Hujan Tropis, Kota Mangrove, Ekowisata Orangutan, Ekowisata Hutan Hujan Tropis, Kota Penelitian Energi Hijau, Kota Teknologi Pangan.

Lebih khusus lagi mengenai bentuk gedung pemerintahan dan lembaga negara lainnya, pemerintah berencana akan lebih banyak menyelenggarakan kompetisi.[detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *