presiden-jokowi_169.jpeg

Bocoran Pesan Penting Jokowi ke Bahlil soal Investasi Mangkrak Rp 708 T

Diposting pada

Presiden Joko Widodo memberikan pesan penting terkait penghentian investasi senilai Rp 708 triliun. Pesan tersebut disampaikan kepada Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia.

Pesan apa yang dikirim ke Bahlil?

“Pak Presiden, segera pamit Mas Bahlil selesaikan investasi jelek Rp 708 triliun,” kata Bahlil saat mengomunikasikan kepresidenannya pada Rapat Kerja Nasional HIPMI 2021, Sabtu (3/6/2021).

Menurut Bahlil, dari total Rp 708 triliun, pemblokiran nilai investasi dilakukan dalam beberapa tahap.

“Saat kita bergabung di BKPM ada 708 triliun rupee di lokasi investasi, dan sekarang sudah dieksekusi 474,9 triliun rupee,” jelas mantan presiden HIPMI itu.

Selain itu juga mempunyai tugas menarik investasi sebesar Rp. 4.983,2 triliun. Menurut Bahlil, investasi Rs. 4.983,2 triliun tidak secepat dan semudah menggoreng kacang.

Dengan angka investasi tersebut, Bahlil harus mengejar pertumbuhan ekonomi di level 6% per tahun.

“Ini bukan pekerjaan kacang goreng, ini pekerjaan yang sangat rumit, dengan target 2021 di Bappenas Rp 858,5 triliun, tapi Presiden minta 900 triliun rupee,” jelasnya.

Baca Juga :  Begini Cara Cek Status Penerima Vaksin Covid-19 Gratis di Aplikasi PeduliLindungi

Untuk mengejar tujuan realisasi, Bahlil mempercepat likuidasi investasi buruk senilai Rp 708 triliun. Investasi yang sempat terhenti dan kini siap dieksekusi antara lain di Cilegon, untuk investasi di Lotte dan Tuban, Jawa Timur untuk proyek minyak dan petrokimia PT Pertamina’s New Grass Root Refinery (NGRR) bekerja sama dengan Rosneft, sebuah perusahaan minyak dan gas Rusia.[detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *