Kapolda-696x464.jpg

Bravo! Bubarkan Massa 1812, Kapolda Metro: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Diposting pada
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (Kompas.com/Sonya Teresa)

Aparat kepolisian membubarkan massa pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang menggelar aksi 1812 di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 akibat kerumunan di tengah peningkatan angka kasus positif di Jakarta.

“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Menjadi prinsip dasar bagi semua komponen bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, Termasuk di dalamnya pandemi Covid-19,” ujar Kapolda

Baca: Bareskrim Polri Tegaskan Ambil Alih Seluruh Kasus Rizieq Shihab, Ini Alasannya!

Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran kepada wartawan, Jumat (18/12/2020). Fadil menyebutkan, sejauh ini tercatat sudah ada 19.248 orang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia. Adapun 2.994 orang ada di Jakarta.

Karena itu, kata Fadil, ini menjadi bukti masyarakat untuk lebih peduli dan perhatian.

“Keselamatan hidup setiap insan atau rakyat adalah HAM. Itu harus menjadi manifestasi keprihatinan, kepedulian, sekaligus tanggungjawab HAM,” kata Fadil.

Fadil menegaskan, agar masyarakat untuk dapat mematuhi aturan dan menghormati sesama dengan mengedepankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Di Bawah Biden, Komitmen AS terhadap Israel Tetap Teguh

Baca: Astaghfirullah! Ratusan Peserta Aksi 1812 Terciduk Bawa Ganja dan Sajam

Adapun bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan akan diberikan teguran hingga tindakan tegas.

“Siapapun harus patuh serta menghindari kerumunan, sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.Tindakan Polri awali pendekatan humanis, persuasif dan preventif untuk menghormati HAM. Jika tak dipatuhi, bahkan melecehkan anggota Polri, maka Polri diberikan kewenangan mengambil tindakan,” tutup Fadil.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *