Jozeph.jpg

Breaking News! Jozeph Paul Zhang Resmi jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama

Diposting pada
Jozeph Breaking News!  Jozeph Paul Zhang resmi dicurigai dalam kasus penistaan ​​agama

Bareskrim Polri resmi menetapkan YouTuber Jozeph Paul Zhang sebagai tersangka kasus penodaan agama. Sekarang mereka yang terkena dampak diusir ke luar negeri.

Karo Penmas, Brigjen Pol Rusdi Hartono, mengatakan Jozeph ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan temuan utama kasus yang dilakukan penyidik ​​kemarin (19/4).

“Dia ditetapkan sebagai tersangka kemarin,” kata Rusdi seperti dikutip Suara.com, Selasa (20/4/2021).

Baca: Buru Jozeph Paul Zhang, Polisi Juga Diminta Segera Tangkap Yahya Waloni

Dalam kasus ini, Jozeph dijerat pasal 28 ayat 2 UU Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE dan Pasal 156a KUHP. Dia berisiko hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Unsur pasal yang dapat menjadi objek ujaran kebencian adalah yang pertama dalam UU ITE dan juga tentang penodaan agama dalam KUHP. UU ITE secara spesifik mengacu pada pasal 28 ayat 2. Oleh karena itu KUHP terkait dengan pasal 156 huruf a penistaan ​​agama, “katanya.

Hal yang sama juga disebutkan dalam pasal 28 ayat 2 UU No. 19 Tahun 2016 berisi Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE; Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang bertujuan untuk menimbulkan kebencian atau permusuhan terhadap individu dan / atau kelompok tertentu dalam masyarakat atas dasar suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Sedangkan ancaman pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) UU ITE diatur dalam Pasal 45A ayat (2), yaitu: Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang bertujuan menimbulkan kebencian atau permusuhan terhadap individu dan / atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara. pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan / atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Sementara itu, baca pasal 156a KUHP; Dipenjara hingga lima tahun penjara, siapa pun yang dengan sengaja mengungkapkan perasaan di depan umum atau melakukan tindakan permusuhan, pelecehan, atau penistaan ​​agama terhadap agama mereka di Indonesia.

Baca: Dikabarkan Karena Agama Hindu Bali, Master S3 Muallaf Minta Maaf

Baca Juga :  Memulai Latihan Perang “Baitul Maqdis”, IRGC Tegaskan Iran Tak Butuh Perjanjian  Nuklir

Dalam kasus ini, Bareskrim Polri mengaku langsung menyerahkan kepada Interpol daftar buron atau OPD atas nama Jozeph. DPO kemudian akan menjadi dasar untuk masalah rednotice.

“DPO ini akan diserahkan ke Interpol dan daftar buron inilah yang menjadi dasar Interpol mengeluarkan red alert,” kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kemarin.

Rusdi kemudian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh video penistaan ​​agama Jozeph. Dia mengatakan polisi akan menyelesaikan kasus tersebut dan terus mengadili tersangka.

“Masyarakat tidak boleh terprovokasi dengan keluarnya video ini. Saya yakin polisi dan instansi lain sedang berusaha menyelesaikan kasus-kasus yang terjadi,” ujarnya.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *