Cerita Dramatis Dubes Agus Maftuh Selamatkan TKI Ety Toyyib – Aspiratif News

Kisah Dramatis Dubes Agus Maftuh Selamatkan TKI Ety Toyyib
Views: 683
Read Time:2 Minute, 35 Second

Cerita Dramatis Dubes Agus Maftuh Selamatkan TKI Ety Toyyib – Aspiratif News

Jakarta, Aspiratif News

Ety Toyib Anwar, pekerja migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, Jawa Barat yang pernah dijerat hukuman mati oleh pemerintah Arab Saudi Waktu ini berhasil pulang ke Tanah Air. Di balik kepulangannya, ada cerita menegangkan yang diceritakan Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, melalui akun Facebook pribadinya, Senin (13/7).


Dubes Agus Maftuh menceritakan, waktu itu, akhir Maret 2019 bersesuaian dengan Rajab 1440 H, genap 1 tahun waktu yang diberikan oleh ahli waris korban untuk menuntaskan pembayaran diyat tebusan sebesar 4 juta riyal atau kisaran 15,5 miliar rupiah.


“Kami sebagai pelayan WNI berusaha membantu cari ongkos untuk Famili Ety yang belum berhasil mengumpulkan ongkos yang diminta ahli waris meski ikhtiar sudah berjalan tujuh bulan,” jelasnya.


Sebenarnya, lanjut dia, sah-sah saja Famili ahli waris korban mengusulkan ke pengadilan untuk Pelaksanaan qisas pasca jatuh tempo. Karena sampai waktu yang ditetapkan, angka tersebut belum terpenuhi.

READ  Iran: AS Lebih Baik Mengakui Kalah daripada Terus Menebar Omong Kosong - Aspiratif News


“Akan tetapi, irisan takdir baik Allah masih berpihak ke saudari kami Ety Toyyib. Alhamdulillah, kami diberi Kesempatan berusaha keras untuk mengusahakan pemenuhan ongkos tebusan tersebut,” ia mengisahkan.


Pada akhir Ramadhan 1440 H bersesuaian dengan Juni 2019, Maftuh Mendadak menerima pesan WA panjang waktu Ada di Makkah. WA tersebut berasal dari ahli waris yang berisi ultimatum tegas untuk penyelesaian pembayaran diyat hinggga 5 Syawal 1440 H. Artinya, saya cuma punya waktu delapan hari untuk lakukan extraodinary effort.


“Saya sampaikan ke ahli waris bahwa sudah ada ongkos kisaran 12,4 M (3,2 juta Riyal) atau 80 % dari total diyat yang berasal dari Ketum PKB, Sahabat Muhaimin Iskandar, para anggota DPR RI Fraksi PKB dan LAZISNU. Akan tetapi, ahli waris masih bersikukuh untuk hitungan total komprehensif 4 juta riyal. Karena angka sesungguhnya sudah dikurangi 1 juta riyal dari Tekad bulat awal 5 juta riyal,” paparnya.


Maftuh mengungkapkan, jika sampai 5 Syawal belum tertuntaskan, ahli waris menyampaikan ke dirinya bahwa dengan amat menyesal akan mengusulkan Pelaksanaan qisas (hukuman mati).

READ  'Pancasila Tidak Akan Di-Agama-kan, Agama Tidak Akan Di-Pancasila-kan' - Aspiratif News


“Dalam suasana kebingungan dan kegundahan serta membayangkan pedang algojo yang cuma dalam hitungan hari, saya mesti melakukan muhawalah istitsnaiyyah (usaha luar biasa) untuk dapat memperoleh perpanjangan waktu. Karena tidak mungkin dalam 8 hari dan suasana Hari Raya Idul Fitri mencari kekurangan ongkos kisaran 800.000 riyal (3.1 miliar rupiah),” ungkapnya.


Pada malam 28 Ramadhan, Maftuh pun melakukan langkah lain dengan menemui kabilah ternama dan terpandang untuk membantu melobi kabilah ahli waris korban agar memberikan tambahan waktu 1 bulan sampai akhir Syawal.


“Alhamdulillah, atas barakah gemuruh doa akhir Ramadhan di Tanah Air, ahli waris memberikan batas waktu sampai akhir bulan Syawal,” jelas Dubes Agus.


Akhirnya, di hari Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Maftuh pulang ke Indonesia untuk ikhtiar membantu Famili Ety mencarikan ongkos agar komprehensif 4 juta riyal. Ia menghubungi Gubernur Ridwal Kamil yang tujuh bulan sebelumnya sudah berkomitmen untuk membantu bagian warganya. 


“Alhamdulillah, Allah memudahkan semuanya dan terbayarkan sebelum lewat bulan Syawal,” pungkas Agus Maftuh.

READ  Gempa 4,9 SR Guncang Sukabumi, Sejumlah Rumah Masarakat Rusak


Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Musthofa Asrori

 

Cerita Dramatis Dubes Agus Maftuh Selamatkan TKI Ety Toyyib – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *