Cirikhas Aswaja atau Ahlussunnah Waljamaah

Cirikhas-Aswaja-atau-Ahlussunnah-Waljamaah.jpg
Views: 1004
Read Time:1 Minute, 40 Second

Cirikhas Aswaja atau Ahlussunnah Waljamaah

35 Views


Read Time:1 Minute, 30 Second

Cara mengenal kaum Aswaja amat mudah, mereka punya cirikhas tersendiri, kaum Aswaja atau Ahlussunnah Waljama’ah amat mudah dikenali dari cirikhasnya.

Bagaimana caranya mengenal aliran atau kubu dalam Islam yang sungguh dari sononya sdh diperingatkan Nabi Muhammad bahwa Ummatnya akan terbelah jadi 73 golongan? Dari 73 golongan ini ada 3 kubu besar, yaitu Ahlussunnah Wal jemaah, Syi’ah dan Wahabi.

Di sini akan diungkap cirikhasnya khususnya untuk mengenal golongan Aswaja atau golongan Ahlussunnah Wal jema’ah.

Di dalam kitab Syarah Irsyadul Ibad karya Imam al-Fadhil as-Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz bin Zainuddin Al-Malibari dijelaskan bahwa:

“Ciri kubu atau golongan Asli Ahlussunnah wal jemaah ialah kubu atau golongan yang banyak membaca sholawat ke Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.” (Diriwayatkan oleh Abul Qashim at Taimiy).

Ada Ahlussunnah Wal jema’ah Palsu

Kalau akhir akhir ini ada kubu atau golongan yang mencegah membaca sholawat, benci ke majlis sholawat, membid’ahkan orang yang membaca sholawat atau sholawatan, maka mereka bukanlah termasuk kubu Ahlussunnah wal jema’ah (Aswaja).

Mereka yang anti sholawatan (membaca sholawat) ialah kubu baru yang malah disebut selaku ahlul bid’ah sejati. Sebab mereka tidak mau ikut ajaran Rasulullah, sahabat nabi, para tabi’in dan tabiit tabi’in (Para Imam Madzhab) dan membikin madzhab sendiri.

Mereka termasuk sesat sebab membawa ajaran tajsim dan tasybih (menganggap Allah berjasad / berbentuk dan menyerupai mahluk ciptaan Allah). Mereka selaku penerus aliran Mujassimah, Musyabihah dan Khawarij.

Mereka sesat sebab tidak mau ikut fatwa ulama Salaf seperti pandangan para imam madzhab dan cuma ikut ulama dan para pimpinannya sendiri yang bukan termasuk selaku ulama Salaf (walaupun mereka menyebut dirinya salafi).

Maka, kalau kita mengklaim selaku bagian dari golongan atau kubu Ahlussunnah Waljamaah, cintailah sholawat Nabi, perbanyaklah baca Sholawat Nabi, hadiri majlis sholawat, lakukan aktifitas sholawatan di tiap-tiap event, tiap-tiap waktu dan tiap-tiap Peluang.

(Sumber dari Buya H Amar Ma’ruf, Majelis Ta’lim Dzikrul Muhajirin, Depok Jawa Barat)

Cirikhas Aswaja atau Ahlussunnah Waljamaah

READ  Pengaruh Perbedaan Qira’at dalam Al-Qur’an ke Makna (IV) - Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *