menteri-pertanian-syahrul-yasin-limpo-melepas-ekspor-produk-pertanian-di-jawa-timur-senilai-rp-140-miliar-1_169.jpeg

Curhat Mentan: Pertama Kali Jalan Sama Mendag dan Menteri BUMN

Diposting pada

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, dan Menteri BUMN Erick Thohir melepas ekspor pertanian dari Jawa Timur. Dalam acara yang juga dihadiri oleh Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur itu, Menteri Pertanian menyampaikan nilai produk yang diekspor sekitar 140 miliar rupiah.

“Dalam konteks joint ekspor. Banyak bahan baku di sini. Di sini sekitar 140 miliar rupiah, terdiri dari 32 jenis hasil pertanian, 27 negara tujuan kita lepas. Ini ekspor yang cukup besar.” Dari Syahrul hingga Teluk Lamong, Surabaya Jumat (12/3/2021).

Tidak hanya itu, menurut Menteri Pertanian, kehadirannya bersama Muhammad Lutfi dan Erick Thohir merupakan penampilan pertama Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, dan Menteri BUMN untuk keluar bersama.

“Yang kami terbitkan hari ini adalah seluruh Indonesia bernilai 1,2 triliun rupee di 52 pelabuhan utama Jawa Timur, 140 miliar rupee di Teluk Lamong yang belum lama ini diresmikan. Untuk pertama kali Menteri Pertanian dilantik Jalan-jalan dengan Menteri Perdagangan, Menteri BUMN, tidak seperti yang saya lakukan sebelumnya. Yang biasa kita dengar hanya bikin ribut, ”kata Menteri Pertanian Syahrul.

Baca Juga :  Mantan Dirut PT Pelindo II RJ Lino Ditahan KPK

Menteri Pertanian menjelaskan, ekspor ini sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Arahnya, lanjut Syahrul, adalah meningkatkan ekspor Indonesia. Kebetulan ekspor tahun 2020 sebesar 549 triliun rupee, naik 15,4%, dan angka ini menurut Syahrul disediakan oleh BPS (Badan Pusat Statistik).

Oleh karena itu, yang penting untuk dikeluarkannya ekspor tersebut adalah adanya kerjasama yang baik antara Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Menteri BUMN dan Gubernur Jawa Timur.

“Ini terkait satu sama lain. Presiden bilang tidak boleh ada sektor, menteri menghadapi pandemi. Kami setuju dengan Pak Lutfi, Pak Erick. Menteri Perdagangan memberikan kebijakan, Menteri BUMN memberikan dukungan. Menteri Pertanian di posisi hulu, Menteri Perdagangan di hilir. “Menteri BUMN ada di tengah. Kalau dia bagus, saya kira semua akselerasi akan lebih kuat,” jelasnya.

Menteri Pertanian Syahrul menambahkan, Menteri Pertanian bersama Menteri Perdagangan dan Menteri BUMN akan selalu mendukung ekspor pertanian ke Jatim. “Apa yang dilakukan Gubernur, kami bertiga akan selalu mendukung,” imbuhnya.

Menteri Perdagangan Lutfi mengatakan Indonesia harus segera berkembang menjadi negara yang mampu menjual barang-barang industri berteknologi tinggi.

Baca Juga :  Perang Armenia vs Azerbaijan, Perang Rudal Semakin Brutal

Selamat atas ekspor yang luar biasa ini. Kami adalah penghasil kopi terbaik di dunia. Cengkeh, kopi ini berasal dari Jawa Timur. Ekspor ini bisa memberikan devisa, semoga bisa mengembangkan kita dari negara yang menjual produk setengah jadi atau bahan mentah menjadi bahan baku. Produk teknologi industri berkualitas tinggi. Terima kasih Gubernur atas kepemimpinan Pak Jatim yang akan menjadi salah satu eksportir barang Indonesia ke depan, ”ujarnya.

Gubernur Khofifah berharap pelepasan ekspor hasil pertanian akan membawa kesejahteraan bagi seluruh petani dan masyarakat Jawa Timur.

Dalam versi ekspor ini terdapat 32 jenis produk antara lain sarang burung walet, pakan ternak, premix, kadal kering, kaki seribu kering, lisin sulfat, aditif pakan ternak, pasteurisasi ESL Greenfield, anlene movmax, kelapa bulat, kakao dalam bubuk, cocoa butter, kopi Kacang., Cengkeh pakan berserat campuran Allformilk (Sillage). [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *