Dengan Naik Perahu, LAZISNU Jatim Salurkan Sokongan dari NU Jerman – Aspiratif News

Diposting pada

Dengan Naik Perahu, LAZISNU Jatim Salurkan Sokongan dari NU Jerman – Aspiratif News

Sidoarjo, Aspiratif News
Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Pengurus Wilayah (PW) NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infak, Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur menyalurkan zakat fitrah dan fidyah. Hal  sebagai amanah dari Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jerman.
 

Tempat maksud penyaluran zakat fitrah kali ini di dusun terpencil di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yaitu Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran. sebagian besar penduduk setempat ialah nelayan dengan penghasilan minim, sehingga amat menerima santunan.
 

Dusun Kepetingan dapat dijangkau melalui 2 jalur yaitu: jalur darat dan jalur sungai. Tetapi, jalur darat cuma dapat dilalui mempergunakan kendaraan roda 2 pada waktu musim kemarau. Hal ini karena jalan ke dusun tersebut cuma dapat ditempuh dengan melewati pematang tambak yang lebarnya kira-kira cuma 30 centimeter.

 

“Untuk ke Dusun Kepetingan, tim mesti rela naik perahu kecil dari halte Desa Bluru dengan menempuh perjalanan kisaran 45 menit,” kata Dodi Dyauddin, manajer operasional PW NU Care-LAZISNU Jawa Timur untuk Aspiratif News, Jumat (22/5).
 

Dodi menyampaikan timnya yang ikut terjun beranggotakan 2 orang yaitu Sahabat Peduli LAZISNU (Sabila) Muhammad Faqih dan Safika Rasida dengan membawa 100 pack beras zakat fitrah berat 3 kilogram, 50 kotak nasi kebuli, dan 110 masker. 

 

“Mereka amat antusias waktu menerima zakat fitrah, terbukti waktu para tim sampai mereka menyambut dan bergegas menolong serta mengangkat sokongan dari perahu kecil ke atas gerobak yang telah disediakan masarakat,” kisahnya.
 

Dirinya berkeinginan seluruh pengurus LAZISNU se-Jawa Timur dapat melakukan hal yang sama untuk selalu peduli dan saling berbagi kebahagiaan dengan sesama.

 

“Kami berkeinginan aktifitas hari ini dapat membangun perhatian untuk saling berbagi kebahagiaan ke mereka yang terbatas jangkauan dari kebutuhan dasar,” katanya. Seperti mereka yang tinggal di daerah terpencil, juga memberikan edukasi untuk pengurus LAZISNU se-Jawa Timur agar dapat melakukan hal yang sama, lanjutnya.
 

Bakda penyaluran zakat fitrah di dusun Kepetingan, tim meneruskan perjalanan ke masjid Nurul Islam Bratang Surabaya, yang mana masih banyak masarakat dalam kategori tertinggal di wilayah setempat. Lalu menyampaikan sokongan berupa 50 pack beras dan 50 nasi kotak.

 

Dalam perjalanan pulang dari Bratang, masih tersisa beberapa nasi kotak dan 2 pack beras fitrah. Sehingga terlintas dalam benak tim untuk membagikan untuk orang yang memerlukan di pinggir jalan Ahmad Yani Kota Surabaya dan jalan kembar di daerah Kebonsari Surabaya.

 

Sementara itu Ishari, salah seorang penerima sokongan masarakat Dusun Kepetingan yang sehari-hari mengajar di TPQ Nurul Huda Kepetingan mengakui suka dan terharu atas perhatian tim relawan PW NU Care-LAZISNU Jawa Timur.

 

“Alhamdulillah kami masih diingat oleh teman-teman di daratan, yaitu berupa zakat fitrah dan fidyah,” katanya dengan haru. 
 

Dalam pandangannya, apa yang Dilakukan NU waktu ini sebagai bukti bahwa pengurus punya perhatian ke masarakat yang hidupnya serba kekurangan. Apalagi mereka jarang memperoleh perhatian dari bermacam kalangan, termasuk pemerintah. 

 

“Karena itu terima kasih atas nama kami yang Ada di daerah terpencil. Semoga sokongan ini jadi jalan silaturrahim antara kami yang terisolir dengan pengurus NU di sana yang ada di daratan,” pungkasnya. 

 

 

Kontributor: Yuli Riyanto
Editor: Ibnu Nawawi

 

Dengan Naik Perahu, LAZISNU Jatim Salurkan Sokongan dari NU Jerman – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *