blt-rp-600-ribu-dari-jokowi-demi-dongkrak-ekonomi-5_169.jpeg

Deretan BLT Jokowi yang Siap Cair

Diposting pada

Serangkaian bantuan masyarakat diputuskan oleh Presiden Jokowi. Beberapa BLT Jokowi yang siap dilikuidasi melanjutkan program sebelumnya, ada pula yang mengubahnya. Harapannya, masyarakat bisa selamat dari pandemi yang sudah merembet ke sektor ekonomi.

1. Bantuan sosial

Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada tahun 2021 sudah berjalan. Selama tahun ini, Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan ada 17 juta keluarga penerima manfaat dari BPNT senilai Rp 200.000 per bulan.

BPNT diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah masuk dalam Pengelolaan Data Terpadu untuk Masyarakat Miskin (DT-PFM) Kementerian Sosial. Selain itu, BPNT KPM akan mendapat bantuan sebesar Rp. 200.000 / bulan selama 12 bulan. Jadi, total manfaatnya Rp 2.400.000 per KPM.

Berbagai jenis bantuan sosial (pelarangan) yang disalurkan pemerintah tahun ini untuk membantu masyarakat bertahan dari dampak pandemi COVID-19. Beberapa yang dicairkan pada Maret 2021 antara lain Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Untuk mengetahui apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima kesejahteraan sosial atau tidak, Anda dapat memverifikasinya sendiri di situs resmi dtks.kemensos.go.id.

Baca Juga :  Menparekraf Sandiaga Bertemu Luhut di Bali, Dapat Arahan Ini

2. Kartu pra-kerja

Melalui program Kartu Pra Kerja, pemerintah memberikan insentif kepada peserta. Setiap peserta bisa mendapatkan Rp 3.550.000. Dari angka tersebut, Rp 1.000.000 tidak dapat dicairkan karena untuk dana pelatihan, jika tidak mengikuti pelatihan maka keikutsertaan Anda akan hilang dan uangnya akan dikembalikan ke kas negara.

Masyarakat dapat menahan sisa Rp 2.550.000 jika mereka berpartisipasi dalam pelatihan dengan kartu pra-kerja. Keuntungan selanjutnya akan diberikan setelah mengikuti pelatihan yang akan ditransfer sejumlah Rp. 600.000 selama empat bulan dan jika Anda menyelesaikan survei 3 kali Anda akan mendapatkan insentif tambahan sebesar Rp. 150.000.

Saat ini, pemerintah telah memasuki undian kartu pra-kerja ke-17. Untuk Lot 16 saja, target 2,7 juta orang tercapai. Kartu pra kerja merupakan salah satu BLT Jokowi yang siap dicairkan.

3. Membantu mendiskon listrik

Bantuan gratis untuk token listrik tidak berlaku lagi bulan depan, yaitu April 2021. Bantuan ini hanya dapat diminta hingga akhir Maret. Token listrik gratis tidak lagi tersedia, tetapi diskon listrik tetap ada.

Baca Juga :  Mahfud MD Unggah Momen Bareng Habib Luthfi, Netizen Auto Doa Begini

Stimulus yang diberikan berupa penurunan tarif listrik dan gratis biaya berlangganan atau langganan. Ada juga pengecualian untuk penerapan persyaratan akun minimum yang diperpanjang pada kuartal kedua tahun 2021, dari bulan April hingga Juni 2021.

Penerima stimulus listrik dengan skema diskon diperpanjang adalah pelanggan penerima subsidi pemerintah yaitu pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA.

Per April 2021, stimulus yang diberikan adalah 50 persen dari stimulus yang diterima sebelumnya. Pelanggan domestik, industri dan usaha kecil dengan listrik 450 VA akan mendapatkan diskon 50%, tidak lebih dari 100%. Selain stimulus, mereka juga mendapat hibah.

Berikut beberapa ketentuan dalam stimulus kelistrikan PLN:

1. Diskon 50% untuk tarif listrik

Ditujukan untuk rumah tangga 450 VA, usaha kecil 450 VA, dan industri kecil 450 VA.

2. Diskon 25% tarif listrik untuk keluarga dengan subsidi 900 VA, 900 VA.

3. Pembebasan dari penerapan persyaratan akun minimum 50% untuk catu daya sosial 220 VA, 450 VA dan 900 VA serta catu daya industri dan bisnis 900 VA.

Baca Juga :  Survei Prabowo Tertinggi untuk Pilpres 2024, Pengamat Nilai Efek Kinerja Sebagai Menhan

Itu tadi jalur BLT Jokowi yang siap dibayar.[detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *