Menag-Gus-Yaqut-696x392.jpeg

Di Hari Raya Nyepi, Menag Gus Yaqut: Ini Momentum Muliakan Alam

Diposting pada
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Dok. Khusus)

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengundang seluruh umat Hindu di Tanah Air untuk merayakan Hari Raya Nyepi 2021 sebagai waktu untuk mengagungkan alam.

“Mari kita beri waktu sejenak kepada alam untuk kembali seimbang. Kita hormati alam, agar alam menjaga harkat dan martabat manusia,” kata Gus Yaqut – panggilan akrabnya – pada Sabtu (13/3/2021).

Menteri Agama berharap umat Hindu dapat menggali lebih dalam makna yang diyakini dari peringatan Hari Raya Nyepi pada Catur Brata Penyepian; Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan.

Amati Geni artinya semua umat Hindu dilarang menyalakan api atau lampu pada saat Nyepi.

Simbol api dikaitkan dengan apa yang ada di dalam, seperti kemarahan, kecemburuan dan pikiran tidak baik.

Amati Karya artinya umat Hindu dilarang melakukan kegiatan apapun di luar rumah, termasuk bekerja.

Mempertimbangkan Karya sebagai etika Nyepi yang berarti penilaian diri dalam kaitannya dengan pekerjaan (bekerja) untuk merefleksikan hasil kerja dalam satu tahun dan sebelumnya telah bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Baca Juga :  Bantu Abu Janda, Ikatan Aktivis 98 Klaim Kerahkan 1.000 Pengacara

Amati Lelungan artinya umat Hindu dilarang bepergian atau meninggalkan rumah.

Lelungaan tercinta berarti manusia harus menghargai hubungannya dengan Tuhan, alam dan manusia.

Sedangkan Amati Lelanguan berarti tidak bersenang-senang saat merayakan Nyepi.

Bertujuan untuk fokus pada Ida Sanghyang Widhi.

Temukan sendiri pantulan indah cahaya dalam kegelapan dan kesunyian dengan mengalami kedamaian Catur Brata, semoga menjadi lentera dalam melihat masa depan bangsa dan negara, ”ujar Gus Yaqut.

Menteri Agama juga meminta umat Hindu untuk mendoakan agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Diharapkan pandemi Covid-19 segera bergerak secara harmonis menuju Indonesia yang maju,” pungkasnya.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *