32-Lansia-Penghuni-Panti-Positif-Covid-19-di-Rembang.jpg

Di Rembang 32 Lansia Penghuni Panti Positif Covid-19

Diposting pada
Sebanyak 32 Lansia Penghuni Panti Dinyatakan Positif Covid-19. Beberapa tenaga medis disiagakan di panti lanjut usia (lansia) Rembang Jawa Tengah, menyusul puluhan penghuninya terpapar COVID-19. Hal ini dilakukan karena para penghuni panti perlu mendapat perhatian lebih karena berusia lanjut dan rawan tertular virus corona.

“Kalau yang panti itu banyak, (ada) 32 (orang). Yang positif dirawat di rumah sakit, dan lainnya sudah kita tes negatif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo kepada awak media, Rabu (1/7/2020).

“Dan itu (penghuni negatif Covid-19) tetap ada di panti, tapi dengan pengawasan khusus karena mereka mempunyai faktor pengorbit dan usianya sudah lanjut,” jelas dia.

Petugas kesehatan mendirikan posko di kawasan panti agar memudahkan proses pengawasan. Mereka secara rutin memantau kesehatan penghuni panti, termasuk memberikan tindakan penanganan jika dibutuhkan.

“Maka kami mendirikan pos kesehatan. kami dari Dinas Kesehatan provinsi di sana dilengkapi dengan tenaga medis perawatan selama 24 jam. Tugas mereka adalah mengawasi, terus melakukan pengecekan, terus rujukan kalau perlu,” kata dia.

Baca Juga :  Waspada Ancaman Radikalisme di NKRI

Dia menceritakan, kemarin karena ada yang tidak mau makan dan tidak bisa bangun akhirnya dirujuk ke rumah sakit. “Satu lagi yang karena ada gangguan kejiwaan, juga kita rujuk ke rumah sakit,” pungkas dia. (nth)

Di Rembang Seorang Polisi Meninggal Akibat Serangan COVID-19

Di Rembang Seorang Polisi Meninggal Akibat Serangan COVID-19.

Sementara itu sebelumnya diberitakan ada satu dari tiga polisi yang menjalani perawatan intensif di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, akibat positif COVID-19, dilaporkan meninggal dunia Selasa

Anggota Polres Rembang tersebut, menjalani perawatan di rumah sakit sejak Kamis (18/6/2020) lalu, setelah mengalami gejala demam selama 12 hari, sesak nafas, nyeri perut, mual, dan muntah.

Baca juga : Di Yaman, Akibat Perang 2,4 Juta Anak-anak Terancam Kelaparan

Pria berusia 48 tahun tersebut dinyatakan positif COVID-19, begitu hasil swabnya keluar. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, kondisi kesehatan pasien terus menurun dan harus mendapatkan alat bantu oksigen.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Rembang, Arif Dwi Sulistya ketika dikonfirmasi membenarkan ada pasien positif COVID-19 meninggal dunia. Namun Arif enggan menyebutkan profesi yang bersangkutan.

Baca Juga :  Moeldoko ke Din Syamsuddin: “Siapa yang Ngancam KAMI?”

“Ya benar ada pasien positif COVID-19 meninggal dunia di ruang isolasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Tapi soal polisi atau tidak, mohon maaf saya tidak berkompeten untuk menjawab,” kata Arif.

Baca juga : LOCKDOWN Itu Apa Sih, Inilah LOCKDOWN !

Pasca kejadian ini, Arif mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi standar protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir.

“Kami menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga almarhum, semoga tabah. Untuk masyarakat, kami imbau jangan panik berlebihan, karena hal itu justru akan mengurangi daya tahan tubuh. Lebih baik ikuti anjuran pemerintah dan menjaga pola hidup sehat,” tandasnya. (ar/aspratif/sindonews)

Di Rembang 32 Lansia Penghuni Panti Positif Covid-19

Di Rembang 32 Lansia Penghuni Panti Positif Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *