Di Yaman, Akibat Perang 2,4 Juta Bocah kecil Terancam Kelaparan

Di-Yaman-Akibat-Perang-24-Juta-Anak-anak-Terancam-Kelaparan.jpg
Views: 967
Read Time:1 Minute, 25 Second

Di Yaman, Akibat Perang 2,4 Juta Bocah kecil Terancam Kelaparan

2 Views


Read Time:1 Minute, 14 Second

Akibat Perang 2,4 Juta Bocah kecil Terancam Kelaparan di Yaman. Lembaga untuk Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengingatkan, di Yaman 2,4 juta anak mengalami gizi negatif sampai akhir tahun sekarang.

UNICEF mengingatkan terjadi peningkatan 20% anak umur di bawah 5 tahun yang mengalami gizi negatif. Krisis ini terjadi sebab minimnya biaya dukungan kemanusiaan.

“Kalau kita tidak memperoleh biaya cepat, anak kecil Ada dalam jurang kelaparan dan banyak yang akan kehilangan nyawa,” kata perwakilan UNICEF di Yaman Sara Beysolow Nyanti.

Konferensi donor cuma mengumpulkan setengah dari biaya yagn dibutuhkan bulan ini. PBB mengumumkan tidak mempunyai cukup biaya untuk menjaga aliran dukungan. Padahal bermacam program dukungan itu mempengaruhi jutaan orang yang akan terkena dampak dalam beberapa Minggu yang akan datang.

UNICEF paling sedikit memerlukan USD461 juta untuk operasi kemanusiaan tetapi cuma 39% yang sudah didanai. Dan USD53 juta untuk menyokong pencegahan Covid-19 cuma 10% yang memperoleh biaya.

READ  Presiden Joko Widodo Tegaskan PKI Dicegah dan Tolak Membahas RUU HIP

Yaman tempat terburuk di dunia bagi anak kecil

Bermacam program sanitasi, imunisasi dan nutrisi itu terancam berhenti. Keadaan sistem kesehatan di Yaman Ada di jurang keruntuhan tapi akan dapat berlanjut kalau ada dukungan.

Bahkan sebelum wabah virus corona, penyebaran kolera, malaria dan demam berdarah telah menyebar pada populasi yang kurang nutrisi.

UNICEF mengabarkan kisaran 7,8 juta anak tidak dapat bersekolah menyebabkan mereka berisiko jadi pekerja anak, direkrut kubu bersenjata dan dipaksa dalam perkawinan anak.

“UNICEF pernah mengumumkan dan mengatakan dengan tegas bahwa Yaman tempat terburuk di dunia bagi anak kecil dan sampai waktu ini situasi itu tidak membaik,” kata Sara Beysolow Nyanti.

Di Yaman, Akibat Perang 2,4 Juta Anak-anak Terancam Kelaparan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *